Translate

Kembali beredar, Video Kekerasan ABG Bali + VIDEO

• LuckyDelapan News

VIdeo Kekerasan ABG Bali
Setelah menjadi topik hangat di Bali, para tersangka video kekerasan abg di bali akhirnya ditangkap, namun tidak lama setelah itu, sebuah video yang mempertontonkan kekerasan Remaja di bali kembali beredar, Dengan kasus yang hampir sama

Video





  • LuckyDelapan News

FOTO: Situs Tradisi Megalitik Gunung Padang

• LuckyDelapan News

Situs Gunung Padang merupakan bangunan hasil buatan manusia, dengan teknologi maju.


• VIVAnews   • LuckyDelapan News
Situs Gunung Padang merupakan bangunan hasil buatan manusia (VIVAnews/ Muhamad Solihin)
VIVAnews - Sejumlah peneliti dari Tim Bencana Katastropik Purba meneliti Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Situs ini ternyata merupakan kompleks bangunan yang memiliki struktur mengagumkan.

Sebelumnya, situs ini diketahui sebagai punden berundak. Anggota tim yang juga Ahli Geologi ITB Andang Bachtiar mengatakan, hasil pengeboran jelas memperlihatkan bahwa situs Gunung Padang merupakan bangunan hasil buatan manusia, dengan teknologi yang terbilang maju. "Ini constructed. Dari kedalaman 18 meter ke atas adalah bangunan, bukan sesuatu yang natural," ucap Andang.

Tak hanya itu, punden berundak di Gunung Padang juga menggunakan perekat untuk menyambung bangunan. "Ini bukan pelapukan andesit, tapi semacam semen purba," jelasnya.

Kemudian, terdapat juga suatu lapisan buatan, yang salah satu materinya adalah pasir. "Ini seperti teknologi yang mampu menahan gempa."

Klik foto situs dari prasejarah itu, di tautan ini.

Permukaan Mars Dipastikan Tak Bisa Dihuni

• LuckyDelapan News

Hasil penelitian menunjukkan bahwa planet itu sudah gersang selama ratusan juta tahun.

RABU, 8 FEBRUARI 2012, 08:12 WIB
Muhammad Firman, Amal Nur Ngazis
VIVAnews - Anda pecinta film-film sains fiksi atau kehidupan di angkasa luar? Siap-siap untuk kecewa. Dari studi terakhir, permukaan planet Mars dipastikan merupakan tempat yang sangat tidak memungkinkan untuk menampung kehidupan. Apalagi setelah mengalami kekeringan selama 600 juta tahun terakhir.

Menurut peneliti dari Imperial College London, Inggris, planet merah itu telah benar-benar gersang selama kurun waktu tersebut dan sangat sulit bagi kehidupan untuk mampu bertahan di permukaannya.

Dalam studi, peneliti mengamati data yang dikumpulkan oleh Phoenix, satelit ruang angkasa milik NASA yang pada tahun 2008 lalu berangkat ke Mars. Seperti diketahui, tugas utama Phoenix sendiri adalah mendarat di sana dan mencari tanda-tanda apakah planet itu bisa dihuni. Phoenix juga digunakan untuk menganalisa es dan tanah yang ia dikumpulkan.

Sayangnya, hasil penelitian terhadap tanah yang diambil menunjukkan bahwa planet itu sudah gersang selama ratusan juta tahun. Kondisi ini terjadi meski ditemukan adanya serpihan-serpihan es di planet itu.

Dalam penelitian sebelumnya, memang diperkirakan bahwa Mars kemungkinan lebih hangat dan lebih basah di masa lalu. Namun jika demikian adanya, kondisi tersebut berada di kisaran 3 miliar tahun yang lalu.

Menurut peneliti, Phoenix memang hanya sempat menjelajah sebagian kecil saja dari planet itu. Namun dari citra satelit, serta dari penelitian-penelitian terdahulu, indikasinya adalah tanah yang serupa dengan sampel yang diambil oleh Phoenix, tersebar di seluruh Mars. Artinya, temuan terbaru ini bisa jadi berlaku di seluruh permukaan Mars.

“Kami mendapati bahwa meski banyak ditemukan es di Mars, planet itu telah mengalami kekeringan yang luar biasa yang kemungkinan telah berlangsung selama ratusan juta tahun,” kata Tom Pike, ketua tim peneliti, dikutip dari Mad Shrimps, 8 Februari 2012.

Meski demikian, Pike menyebutkan, ia dan timnya memperkirakan bahwa Mars yang kita ketahui saat ini sangat berbeda dengan Mars di masa lalu. “Misi NASA dan ESA di masa depan akan melakukan penggalian lebih dalam untuk mengetahui lebih lanjut peluang adanya kehidupan di bawah tanah,” ucapnya.
• VIVAnews  • LuckyDelapan News

Pelaku Kekerasan Video ABG Bali Ditangkap

• LuckyDelapan News

“Keempatnya masih di bawah umur. Kini sudah diamankan di Mapolresta Denpasar.”

VIVAnews – Jajaran Kepolisian Bali bergerak cepat, tak lama setelah video aksi kekerasan terhadap salah seorang remaja putri beredar luas. Polisi pun langsung mencokok empat orang pelaku yang sudah diamankan Polresta Denpasar.

Mereka masing-masing, PM (17), KA(17), RA (15) dan MP (16). Keempatnya diduga mengeroyok dan menganiaya korban KA (16), seperti terekam dalam video yang sudah beredar luas itu. Diduga mereka melakukan penganiayaan di sebuah tempat di Jalan Gelogor Carik, Denpasar pada akhir Desember 2011.

“Keempatnya masih di bawah umur. Kini sudah diamankan di Mapolresta Denpasar,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol I Wayan Sunartha saat memberikan keterangan resmi, Selasa 7 Februari 2012.

Dari hasil penyelidikan,  baru empat pelaku yang dinyatakan terlibat  penganiayaan terhadap korban. Sunartha mengaku sudah meminta keterangan dari para pelaku. Dari pengakuan pelaku, mereka menganiaya dengan cara memukul, menendang dan menjambak rambut korban yang tinggal di sepuratan Sesetan, Denpasar Selatan.

“Kami berhasil membekuk keempat pelaku di tempat berbeda setelah melacak identitas sepeda motor Yamaha Mio berplat DK, yang terlihat dalam tayangan video,” katanya, didampingi Kasatrekrim Kompol Arif Sugiarto.

Sementara, terkait motif dan keterlibatan pelaku lain, Sunartha mengaku masih melakukan pendalaman dan pengembangan. Para pelaku akan dijerat dengan pasal 80 UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak yunto pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (adi)
• VIVAnews   • LuckyDelapan News

Gunung Padang, Wonders dari 4.700 SM?

• LuckyDelapan News

Tim Bencana Katastropik Purba mulai menguak hasil penelitiannya di Gunung Padang.

VIVAnews - Tim Bencana Katastropik Purba akhirnya mengungkap hasil penelitian yang dilakukan di situs Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. Berdasarkan hasil penelitian, situs Gunung Padang yang sebelumnya diketahui sebagai punden berundak, ternyata diduga sebagai kompleks bangunan yang memiliki struktur mengagumkan, terutama untuk masa prasejarah.

Anggota tim yang merupakan ahli Geoteknologi dan Peneliti LIPI, Danny Hilman, mengatakan penelitian dilakukan dengan menggunakan survei geologi, georadar, geolistrik, geomagnet, hingga pengeboran.

"Kami menemukan struktur batuan hingga kedalaman 20 meter. Ada seperti sesuatu yang dipangkas," kata Danny Hilman.

Kemudian anggota tim yang juga Ahli Geologi ITB, Andang Bachtiar, mengatakan hasil pengeboran jelas memperlihatkan bahwa situs Gunung Padang merupakan bangunan hasil buatan manusia, dengan teknologi yang terbilang maju.
"Ini constructed. Dari kedalaman 18 meter ke atas adalah bangunan, bukan sesuatu yang natural," ucap Andang.

Tak hanya itu, punden berundak di Gunung Padang juga menggunakan perekat untuk menyambung bangunan. "Ini bukan pelapukan andesit, tapi semacam semen purba," jelasnya.

Kemudian, terdapat juga suatu lapisan buatan, yang salah satu materinya adalah pasir. "Ini seperti teknologi yang mampu menahan gempa."

Batuan yang digunakan pun terbilang istimewa. Saat VIVAnews datang ke situs Gunung Padang, Andang Bachtiar mengatakan bahwa sebelumnya ada dugaan bahwa batu-batu itu terbentuk secara alami dari proses vulkanik, yaitu columnar joint basalt.
Tapi, Andang menyebut columnar joint basalt tidak ditemukan di sekitar situs Gunung Padang. Sehingga, pertanyaan lain pun muncul: bagaimana batu-batu itu didatangkan dan seperti apa cara penyusunannya.

Berdasarkan hasil pengeboran, tim kemudian melakukan carbon dating terhadap sisa-sisa akar tanaman atau arang bekas pembakaran. Menurut Danny Hilman, hasil carbon dating memperlihatkan bahwa situs Gunung Padang diprediksi berasal dari 6.700 tahun lalu. "Berarti sekitar tahun 4.700 Sebelum Masehi," ucapnya.

Sedangkan ahli arsitektur Pon Purajatmika mengatakan punden berundak di Gunung Padang memperlihatkan kepercayaan masyarakat dan asumsi fungsi bangunan.

Di Teras 1 misalnya, orientasi arah bangunan menghadap ke Gunung Gede. Ini sesuai kepercayaan di masa lalu yang menganggap gunung sebagai tempat yang dianggap suci.

Namun, di Teras 3 dan Teras 4, orientasi arahnya berbeda, dan menunjuk ke arah samping. "Seperti mengarah ke Gunung Karuhun, makam leluhur," ucap Pon.

Tak hanya itu, Pon bahkan menyebut situs Gunung Padang memperlihatkan ada semacam singgasana dan kursi-kursi. Singgasana utama dan lima batu kursi terdapat di Teras 2. Sedangkan di Teras 5 terdapat enem kursi sila.

"Ini seperti memperlihatkan tatanan sosial," jelas Pon. (sj)

Beredar Video Kekerasan Para Remaja Putri Bali,

• LuckyDelapan News

Video aksi kekerasan yang dilakukan remaja ini pun menggegerkan masyarakat Bali.

VIVAnews - Video aksi kekerasan yang dilakukan Anak Baru Gede (ABG) menggegerkan publik Bali.

Video berdurasi 5 menit 37 detik itu menampilkan prilaku buruk remaja putri yang menganiaya seorang remaja putri. Video itu menyebar luas dari BlackBerry Messenger (BBM). Bahkan, video tak senonoh itu juga telah diunggah di Youtube.

Dalam video tersebut, ada sekitar tujuh orang remaja putri mengeroyok satu orang remaja putri. Entah apa penyebabnya, tapi, seorang ABG putri itu terlihat diinterogasi oleh keempat remaja putri.

Dari petikan pembicaraan yang terekam dengan bahasa Indonesia bercampur Bali itu, terdengar seorang dari mereka menagih uang sebesar Rp200 ribu kepada korban.

Dari situ, adegan penganiayaan pun terjadi. Satu orang dari tujuh remaja putri itu memukul korban. Tiga kali korban terkena bogem mentah remaja berbaju hijau dan kuning.
Sementara rekannya memerhatikan dan sesekali ikut memukul korban sambil mengeluarkan kata-kata kasar.

Dalam video berjudul "Kekerasan ABG Bali" itu, korban yang mengenakan baju berwarna ungu itu tak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya bisa menangis tak berdaya. Hanya bisa pasrah terhadap apa yang dialaminya.

Bukannya iba ketika melihat korbannya menangis, para pengeroyok itu justru bertindak lebih ganas lagi. Mereka pun memotong pakaian korbannya dengan gunting yang sepertinya sudah disiapkan sebelumnya.

Pertama, pemukul berbaju kuning menggunting celana korban. Yang lain ikut menggunting baju, hingga tubuh korban dan celana dalamnya terlihat.

Tak puas menggunting baju, mereka lanjut menggunting rambut korban. Padahal, korban sudah memohon jangan menggunting rambutnya. Tampak asyik menganiaya, pelaku mengatakan, "masih untung rambut kamu yang dipotong, daripada nyawa kamu!".

Setelah itu, korban pun ditendang hingga tersungkur. Saat itulah aksi mereka kepergok seorang ibu-ibu yang terdengar dari suaranya.

Merasa aksinya diketahui, mereka lantas melarikan diri dengan sepeda motor yang terlihat jelas menggunakan plat kendaraan DK.
Menanggapi beredarnya video tersebut, Polda Bali mengatakan masih melakukan penelusuran. "Kami akan pelajari video tersebut," kata Kabid Humas Polda Bali, Komisaris Besar Hariadi melalui pesan singkat kepada VIVAnews.com, Selasa 7 Februari 2012. (adi)

"Sebaiknya Penegak Hukum Cepat Bertindak"

Angelina Akan Bersaksi untuk Nazaruddin

• LuckyDelapan News

"Saya tidak tahu apakah menghadirkan pekan ini atau pekan depan"


VIVAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan Politisi Partai Demokrat, Angelina Sondakh, sebagai saksi di persidangan terdakwa Muhammad Nazaruddin.

"Jadi, jaksa KPK memang berencana menghadirkan Angelina Sondakh di sidang dengan terdakwa Nazaruddin terkait suap Sesmenpora dan Wisma Atlet. Rencananya, pekan ini," kata juru Bicara KPK, Johan Budi SP, di kantor KPK, Jakarta, Senin 6 Februari 2012.

Hanya saja, Johan belum memperoleh informasi lebih lanjut terkait dihadirkannya Puteri Indonesia 2001 itu, sebagai saksi di Tipikor. Sebab, KPK telah menetapkan status tersangka kepada wanita yang akrab disapa Angie itu.
"Pekan lalu, Ketua KPK menetapkan AS sebagai tersangka , saya tidak tahu apakah menghadirkan pekan ini atau pekan depan," ujarnya.

Terkait pemeriksaan Angie, Johan mengaku KPK belum menjadwalkan pemanggilan.

For friends of bloggers who frequently read articles in this blog, please Copy / Paste and share it anywhere you like. However, if acceptable please indicate the source of the articles link blogger friend share (copy / paste). Let Share information for us all, because now the information is easily obtained, and this blog is one source of reliable information, becauseof the already trusted sources,


Reading is one of the best ways to get information
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...