Translate

Showing posts with label sosial networking. Show all posts
Showing posts with label sosial networking. Show all posts

Friendster Mati Suri, Apa Penyebabnya?

• ParadiseBOX

Tiga peneliti mengetahui penyebabnya dengan autopsi digital.

ddd

Jejaring sosial friendster
Jejaring sosial friendster(friendster.com)

VIVAnews - Friendster adalah jejaring sosial yang sempat menjadi terpopuler di dunia beberapa tahun lalu. Didirikan pada tahun 2002, jejaring sosial ini setahun lebih dulu dari MySpace, bahkan dua tahun lebih tua dari Facebook.

Karena itu, Friendster dianggap menjadi pelopor di dunia jaringan sosial. Pada puncak kejayaannya, Friendster memiliki lebih dari 100 juta pengguna, dan dilaporkan pengguna paling banyak terkonsentrasi di Asia Tenggara.

Pada bulan Juli 2009 silam, setelah dihantui beberapa masalah teknis dan desain barunya, jejaring sosial ini menghadapi bencana besar. Lalu lintas pengguna Friendster terjun bebas. Baik air bah, penggunanya migrasi ke jejaring sosial Facebook. Perlahan tapi pasti, Friendster "mati suri."

Untuk memastikan penyebabnya, baru-baru ini ada sebuah penelitian yang berjudul "Social Resilience in Online Communities: The Autopsy of Friendster" (Ketahanan Sosial dalam Komunitas Online: Sebuah Autopsi terhadap Friendster)

Penelitian ini dilakukan oleh David Garcia, Pavlin Mavrodiev, dan Frank Schweitzer, dari Swiss Federal Institute of Technology. Ketiganya tertarik untuk mengautopsi Friendster secara digital yang datanya didapat sebelum jejaring sosial itu kehilangan nyawanya.

Penelitian ini bisa dijadikan bahan pembelajaran bagaimana sebuah jejaring sosial bisa berhasil dan gagal. "Ketika biaya -waktu dan usaha- lebih besar dari manfaat yang didapat dari sebuah jejaring sosial, maka itulah saat yang tepat untuk eksodus," kata David Garcia,Gizmodo melansir, 3 Maret 2013.

Dia menjelaskan, ada satu alasan yang membuat para pengguna menjadi loyal, yaitu struktur pertemanan yang diciptakan antarpengguna jejaring sosial.

"Ketahanan suatu jejaring sosial ditentukan oleh jumlah teman dari penggunanya. Jadi, jika sebagian besar pengguna hanya memiliki dua teman, maka jejaring sosial itu akan lenyap. Ketika satu teman kita keluar, maka hanya tersisa satu. Pada akhirnya, kita pun akan meninggalkan jejaring sosial itu," jelas Garcia.

Lain halnya jika para pengguna jejaring sosial memiliki 10 teman. Apabila ada satu teman yang hilang, maka sangat kecil kemungkinan jejaring sosial itu akan mati. "Jadi, struktur jaringan pertemanan yang tepat menjadi indikator penting dalam kesuksesan sebuah jejaring sosial," ujar Gracia.

Pada kenyataannya, kelangsungan hidup sebuah jejaring sosial ditentukan oleh dua faktor. Pertama, hubungan antara manfaat dan biaya, dan kedua adalah jaringan pertemanan. Dalam kasus Friendster, desain baru situs menyebabkan besarnya biaya dari pada manfaat dan jaringan pertemanan yang berkurang drastis.

"Jika sudah tidak ada manfaat, maka orang-orang akan sadar bahwa berada di situs tersebut hanya sia-sia. Pada akhirnya, situs itu hanya tinggal sejarah," tutup Gracia. (umi)

© VIVA.co.id   
 • ParadiseBOX

Pengguna Twitter dapat tampilkan video

• ParadiseBOX



Twitter
Beragam reaksi disampaikan mengenai layanan video Vine pada Twitter .
Twitter telah meluncurkan Vine, sebuah tambahan di sosial media sehingga pengguna dapat menampilkan video selama enam detik di tweet mereka.
Layanan ini pertama kali digunakan oleh bos Twitter Dick Costolo, yang mempos sebuah klip tentang dirinya yang sedang membuat steak tartar.
Twitter telah membeli Vine Labs, yang berbasis di New York pada Oktober lalu.
Program ini dapat digunakan sebagai aplikasi tersendiri di Apple App Store - tetapi belum dalam platforms yang berbeda.
Video yang dipos di Vine tidak terbatas - seperti animasi, sebuah format gambar yang populer di masa awal internet.
"Seperti Tweets, keringkasan video pada Vine menginspirasikan kreativitas," tulis Michael Sippey, wakil presiden Twitter mengenai produk tersebut.

'Jendela kecil'

Dom Hofmann, salah seorang penemu Vine, mengatakan dua perusahaan berbagi "nilai dan tujuan yang serupa".
"Tampilan pada Vine adalah ringkasan - versi pendek dari sesuatu yang besar.
"Mereka merupakan jendela kecil bagi orang-orang, keadaan, ide-ide dan obyek yang dapat memperbaiki hidup anda."
Mereka juga dimungkinkan untuk memfollow pengguna Vine yang lain dan mencari klip dari orang yang mereka ketahui.
Analis memperkirakan layanan ini dapat menarik perhatian pengguna.
"Video akan menjadi yang terdepan untuk menambahkan manfaat lebih pada platforms sosial," kata analis dari perusahaan penelitian Ovum, Adrian Drury.
"Ini merupakan suatu cara yang mengejutkan dan membutuhkan waktu yang lama untuk mengintegrasikan micro-video blogging," kata dia.
"Ini merupakan upaya pertama Twitter dan kami melihat ini merupakan percobaan awal dan akan menjadi menarik untuk melihat reaksi dari konsumen."

Menganggu?

Analis dari IDC Alys Woodward mengatakan :"Saya tidak yakin bahwa video steak tartar merupakan contoh yang terbaik yang dapat merejka gunakan, enam detik adalah waktu yang sangat sedikit untuk memberikan informasi yang cukup untuk menunjukkan bagaimana memasak sesuatu."
Dia menambahkan, "Twitter harus memastikan bahwa mencegah video yang 'mengganggu' untuk disebarkan secara luas dan saya tidak menemukan bukti yang cukup bahwa Vine melakukannya."
Sejumlah kritik menyoroti bahwa video dapat menganggu.
"Saya dapat menerima 10-15 tweet yang memiliki elemen video tetapi saya menemukan itu sengat menganggu," kata Drury.
"Twitter akan melihat bagaimana reaksi pengguna dan jika pengguna tidak menyukainya, kiranya mereka dapat mengubahnya," kata dia.



 • ParadiseBOX

Skype Rambah Semua Produk Microsoft

• ParadiseBOX


Tak hanya desktop, Skype juga "merasuki" lini produk tablet dan Xbox.

ddd

Skype
Skype(http://kaget.net)
VIVAnews - Skype terus berevolusi. Sejak Microsoft membeli layanan video-chatting itu seharga US$8,6 miliar, setara Rp83 triliun, bulan Mei 2011 silam, perlahan-lahan Skype diintegrasikan dengan lini produk Microsoft, yang mana kebanyakan merambah produk-produk desktop.

Beberapa waktu lalu, menurut keterangan resmi Microsoft, Skype sudah secara resmi akan menggantikan peran Windows Live Messenger, yang akan resmi tutup usia pada bulan Maret nanti.

Selain itu, Skype juga telah terintegrasi dengan layanan e-mail client Microsoft, yaitu Windows Outlook. Sehingga, fungsinya kini tak hanya sekadar kirim dan terima pesan e-mail, tetapi juga video-chatting sepuasnya.

Dalam laporan yang baru, Microsoft juga akan menyuntikkan Skype ke perangkat tablet dan konsol game, yaitu Xbox 720. "Bisa Anda simpulkan, bahwa kita akan menikmati sinkronisasi pesan suara dan video di dalam generasi Xbox Live yang baru," tulis sumber di CVG, yang dilansir Ubergizmo, Selasa 23 Januari 2013.

Selama bertahun-tahun, layanan suara dan video besutan Microsoft sendiri berjalan baik, nyaris tanpa cacat, di sejumlah produknya, termasuk Xbox 360. Hadirnya Skype generasi Xbox selanjutnya tentu menjadi langkah besar bagi Microsoft, khususnya Xbox 720, untuk "bertempur" dengan konsol-konsol game lain. (umi)

© VIVA.co.id   |

  • ParadiseBOX

Google Klaim Chrome Lebih Cepat dari Tahun Lalu

• LuckyDelapaNews

Google incar Chrome terus jadi raja browser dunia.


Logo Google Chrome
Logo Google Chrome (google.com)(google.com)


VIVAnews - Google layak mendapat pujian jika data yang dirilisnya tentang browser Chrome bisa dipercaya. Menurut Google, browser Chrome kini lebih cepat 26 persen dari tahun lalu.

"Laporan Chrome ini dilaporkan setiap enam minggu sekali," kata Google Software Engineer dan Compiler Wizard, Toon Verwaest, di blognya dengan judul "A mechanic stopping by every six weeks to give your car a new engine."

Chrome dilaporkan telah mendapatkan lebih dari seperempat total kecepatan tambahan sejak tahun 2011. Namun, data itu belum tentu akurat.

"Kini Chrome terbaru versi beta, Chrome 24, sudah tersedia dan bisa dicoba, sebelum diluncurkan secara resmi oleh Google," kata Toon Verwaest.

Google merancang sebuah tes JavaScript yang diberi nama "Octane". Alat ini bekerja untuk mengukur kinerja aplikasi di web modern.

Menurut tes Octane Google, Chrome telah memperoleh 26,3 persen total kecepatan pada versi 15, sejak dirilis Oktober 2011.

Google telah merilis Chrome versi 23 pada Selasa kemarin. Browser versi terbaru ini belum diketahui apakah kecepatannya akan naik atau tidak, perlu waktu lama untuk mengetahuinya.
Utamakan KecepatanDi post blognya, Google menegaskan kecepatan adalah salah satu prinsip utama mereka. Google akan terus meningkatkan kecepatan Chrome-nya. "Kami tinggal menunggu data dari tes JavaScript Google," kata Verwaest.

Untuk mendapatkan kecepatan yang lebih tinggi, ada perubahan pada Google Cloud Print. Sehingga pada start-up browser menjadi lebih cepat. Tes JavaScript ini dirancang untuk mendeteksi kode-kode yang mungkin memperlambat kinerja browser.
Pada Mei lalu, Chrome menyalip Internet Explorer dalam peringkat top browser web. "Kalau kecepatan terus naik, bukan tidak mungkin Chrome akan berada di peringkat paling atas," tutup Verwaest. (Techradar)


  • LuckyDelapaNews

Manfaat di Balik Bicara dengan Diri Sendiri

• LuckyDelapan News

Hal ini bukan suatu kegilaan jika Anda berbicara pada diri sendiri.


VIVAnews - Fritz Simon, seorang psikiater Jerman pernah mengatakan bahwa manusia adalah satu-satunya makhluk hidup yang tidak bisa berhenti berbicara untuk diri mereka sendiri. Namun, bukan berarti, berbicara sendirian menandakan orang itu gila.

Sebuah penelitian berbasis di Amerika Serikat pun mengungkap bahwa berbicara dengan diri sendiri ternyata memiliki manfaat tersembunyi, apa manfaatnya?

Seorang peneliti dan psikolog kognitif di University of Wisconsin-Madison, Gary Lupyan, pun menyatakan bahwa berbicara dengan diri sendiri bermanfaat bagi otak.
"Secara umum, mengungkapkan suatu kata dalam sebuah bahasa bukan hanya suatu sistem komunikasi, tapi bahkan berdebat dengan diri sendiri bisa meningkatkan persepsi, membuat otak aktif berfikir," ujar Lupyan seperti dikutip laman Times of India, Sabtu, 5 Mei 2012.

Hasil penelitian Lupyan ternyata telah diterapkan di dunia bisnis, olahraga, kinerja, dan keberhasilan psikologi, kedokteran, hiburan dan untuk penelitian otak. Seperti dalam kasus seni bela diri, jelas Dr Dayal Mirchandani, seorang psikiater.

"Ketika seniman bela diri melakukan tendangan dan pukulan, sering disertai dengan teriakan keras. Itu semacam bicara dengan diri sendiri, bermanfaat membantu menjaga fokus dan meningkatkan energi".

Hasil penelitian dari University of Wisconsin-Madison dan University of Pennsylvania yang dipublikasikan dalam jurnal triwulanan Psikologi Eksperimental itu juga menyatakan bahwa berbicara dengan diri sendiri ketika sedang mencari sesuatu ternyata dapat membantu untuk menemukan apa yang seseorang cari dengan lebih cepat.

Dalam penelitian tersebut, peserta dihadapkan pada 20 gambar. Kemudian, peserta diminta untuk mencari benda tertentu. Beberapa hanya diarahkan dengan label untuk mencari benda tersebut, sedangkan yang lain diminta untuk mencarinya sambil mengulang nama benda tersebut.

Para peneliti menemukan bahwa peserta yang mengulang nama benda dengan lantang, mampu menemukan lebih cepat daripada yang tidak mengulang nama benda yang dicari. Tak jarang, saat kehilangan sebuah benda, seseorang cenderung mengingat kembali saat sebelum barang tersebut hilang, dengan berbicara kepada diri sendiri. Ternyata itu cukup membantu.

Seorang petinju asal India juga merasakan manfaat berbicara pada diri sendiri saat dirinya menghadapi pertandingan, dan ternyata bisa memotivasi diri.

"Saya sering bicara pada diriku sendiri di ruang ganti sebelum pertandingan untuk menenangkan syaraf. Saya biasanya melakukan terus mengatakan pada diriku sendiri bahwa 'Saya yang terbaik '. Hal ini bukan suatu kegilaan jika Anda berbicara pada diri sendiri," kata seorang petinju asal India bernama Vijender Singh. (art)

  • LuckyDelapan News

Cegah Bajak, Kenapa Para Raksasa Online Menolak

• LuckyDelapan News

Menutup akses ke situs yang dianggap memuat konten yang dinilai hasil pembajakan.

VIVAnews - 18 Januari 2012. Pengguna dari seluruh dunia yang mengakses situs ensiklopedi terpopuler di Internet, Wikipedia, dikejutkan layar gelap yang mendadak muncul beberapa detik.

Itulah bentuk keprihatinan sekaligus protes keras salah satu raksasa online itu terhadap undang-undang pembajakan yang tengah digodok di Amerika Serikat. Undang-undang itu lebih dikenal dengan nama Stop Online Piracy Act (SOPA) dan Protect Intellectual Property Act (PIPA).

"Bayangkan sebuah dunia tanpa pengetahuan bebas. Selama lebih dari satu dekade, kami menghabiskan jutaan jam menyusun ensiklopedi terbesar dalam sejarah manusia. Saat ini, Kongres AS sedang menyusun sebuah peraturan yang dapat mengacaukan Internet yang bebas dan terbuka dengan fatal. Selama 24 jam, untuk meningkatkan kesadaran, kami mematikan Wikipedia," demikian pernyataan protes Wikipedia yang ditampilkan di laman versi bahasa Inggris mereka.

Wikipedia bukan satu-satunya yang memprotes SOPA. Perusahaan teknologi lain seperti Google, Yahoo, Facebook, Twitter, dan eBay juga melakukan protes dengan memasang iklan di sejumlah koran ternama, meminta Kongres berpikir ulang sebelum menggodok SOPA. Google bahkan menghitamkan logo di halaman pencarinya selama sehari.

Beberapa situs lain seperti Mozilla, Wordpress, MoveOn, dan TwitPic juga menggelar aksi protes. Bedanya, mereka hanya protes lewat halaman depan yang telah dimodifikasi dengan aksesori bertema sensor atau pemblokiran. Situs sendiri tetap berjalan seperti biasa. Di belakang mereka bahkan ada 75 ribu situs yang turut melakukan aksi black-out, dengan berbagai model, untuk membendung kedua RUU itu.

Langkah yang agak berbeda diambil Facebook, Twitter, Tumblr. Walaupun juga tidak menyetujui SOPA/PIPA, tiga situs ini tak ikut aksi protes. Mereka tak melakukan perubahan apapun pada antarmuka mereka dan tetap beroperasi seperti biasa.

Ancama
Dalam aturan yang tengah digodok itu akan ditetapkan pelarangan dan penutupan penjualan hasil pembajakan, baik itu film, musik, dan benda lain. Caranya, sejumlah perusahaan Internet akan dipaksa untuk menutup akses ke situs yang dianggap melanggar hukum tersebut.

Tak hanya itu, jaringan iklan Internet juga akan dipaksa untuk menghentikan online advertising. Lalu, mesin pencari akan diatur agar tak memiliki tautan ke situs yang dianggap mendistribusikan hasil pembajakan.

Para pendukung aturan, yang terdiri dari label rekaman dan studio film Hollywood, menganggap aturan ini tidak akan berdampak besar terhadap sejumlah situs berbasis di AS. Namun bagi para penentang, SOPA dan PIPA adalah ancaman mengerikan bagi keterbukaan pertukaran informasi di Internet.

Yang paling kontroversial dalam kedua RUU itu adalah adanya wewenang Jaksa Agung AS membuat daftar hitam situs-situs yang melanggar atau memfasilitasi pelanggaran hak cipta. Lalu, daftar itu diberikan kepada para penyedia jasa layanan Internet untuk diblokir.

Ketentuan ini, menurut Margiyono, mahasiswa pascasarjana program LLM in Cyber Law di University of Leeds, Inggris, mengandung banyak masalah. Pertama, pemblokiran tanpa proses hukum tentunya bertentangan dengan prinsip rule of law. Dengan mengabaikan rule of law, maka prinsip negara hukum telah diabaikan. Kedua, pasal ini dinilai sebagai pasal karet. Istilah situs “yang memfasilitasi” membuat ketentuan tidak pasti.

Sebagai contoh, misalnya situs berbagi video terbesar, YouTube. Situs ini memfasilitasi siapapun yang menggunggah video, baik yang melanggar hak kekayaan intelektual maupun yang tidak. Mungkin YouTube bisa dikategorikan situs yang memfasilitasi pelanggaran hak cipta. Bagaimana dengan WordpressFacebook, dan Twitter yang melayani setiap orang berbagi tautan? Selain itu, pemblokiran domain--bukan laman--dinilai sebagai upaya “membunuh tikus dengan meriam”.

Katakanlah banyak orang menggunakan YouTube, Facebook, dan Twitter untuk berbagi konten tanpa menghormati hak cipta. Tapi apakah proporsional jika pemblokiran diarahkan pada keseluruhan situs?

Hal lain yang menjadi sorotan adalah soal kekebalan hukum bagi individu yang melakukan aksi pemblokiran terhadap situs yang dinilai melanggar hak cipta. Pemasang iklan juga dibolehkan menghentikan pemasangan sepihak, dan mendapat perlindungan hukum, terhadap situs yang diniai melanggar hak cipta.

Para pendukung kebebasan berekspresi menilai ketentuan ini dijadikan landasan hukum aksi sepihak oleh lembaga bukan negara. Dengan demikian, aksi sensor bisa dilakukan pihak-pihak partikelir.

Alternatif
Saat menghitamkan logo di halaman pencarinya selama sehari, Google menyebutkan bahwa langkah itu merupakan simbol bahwa aturan yang dimuat SOPA akan menjadikan masa depan internet gelap, karena sejumlah situs akan dipaksa untuk menutup akses ke situs yang dianggap memuat konten yang dinilai hasil pembajakan.

Tapi ini bukan berarti Google menolak adanya aturan yang mengatur soal pembajakan di Internet. Raksasa mesin pencari ini pun kemudian menyodorkan aturan alternatif pengganti SOPA, yaitu OPEN.

OPEN atau Online Protection and Enforcement of Digital Trade merupakan Rancangan Undang-Undang yang pernah diajukan oleh Darrel Issa, anggota Kongres asal California dari Partai Republik.

Lalu apa beda OPEN dengan SOPA/PIPA?
Bedanya ada pada penindakan. SOPA/PIPA akan memungkinkan Departemen Kehakiman AS untuk meminta polisi menutup situs yang menyediakan tautan ke sejumlah situs yang dianggap memiliki konten pembajakan. Jelas ini merupakan ancaman bagi situs mesin pencari seperti Google.

Sedangkan OPEN, penindakan yang diatur bersifat lebih lunak. Dalam aturan di OPEN, Komisi Perdagangan Internasional (International Trade Commision) akan menjadi lembaga yang mengatasi sengketa hukum terkait pembajakan.

Walaupun berasal dari Partai Republik, Issa digambarkan sebagai sosok pengguna Internet yang liberal. Issa menyusun konsep yang dipercaya tidak akan merusak ekosistem Internet dalam legislasinya. Issa dikabarkan akan memperkenalkan OPEN ke Kongres AS, tak lama setelah penolakan terhadap SOPA/PIPA muncul.

Google pun bukanlah pendukung tunggal atas aturan OPEN ini. Penolak SOPA terbesar, Reddit, juga disebut mulai melirik OPEN, walau belum memberikan dukungan secara penuh. General Manager Reddit, Erik Martin, mengatakan OPEN sebagai "awal yang baik".

Lalu, mana yang akan digunakan untuk memandu masa depan Internet?
Mari kita lihat. Kepastian digulirkannya SOPA/PIPA itu sendiri baru akan ditentukan pada 24 Januari 2012 ini, ketika parlemen AS menggelar pemungutan suara untuk memastikan nasib kedua RUU itu: disahkan atau dikubur. (kd)

• VIVAnews   • LuckyDelapan News

FBI Cari Software Awasi Jejaring Sosial

• LuckyDelapan News

Software itu akan mencari kata yang berpotensi ancaman.



• VIVAnews   • LuckyDelapan News
ilustrasi pengawasan jejaring sosial (digiactive.org)
BERITA TERKAIT

FBI telah meminta beberapa  perusahaan membuat software yang secara efektif men-scankata, frase, dan tingkah laku signifikan dalam jejaring sosial, untuk kemudian direspon. Mengutip the Telegraph, permintaan ini juga telah di-posting dalam situs FBI.

Meski software itu hanya mampu mencari informasi di domain publik, tapi rencana FBI ini menuai kecaman. Jenifer Lynch, dari Electronic Frontier Foundation, mengatakan pembuatan software itu dapat mengikis kebebasan ber-Internet.

“Alat itu akan menjadi ranjau untuk data terbuka (open source), dan akan tersimpan untuk waktu lama. Saya takut dampaknya terhadap kebebasan berbicara di Amerika Serikat,” ujar Lynch, seperti dikutip dari the Telegraph.

Mengutip BBC, juru bicara dari Privacy International mengatakan kalau langkah ini beresiko terhadap orang banyak di berbagai tempat, yang sepertinya berada dalam sebuah aksi pengawasan.

FBI sebelumnya telah disarankan jika hendak 'menyapu' jejaring sosial maka harus ada alasan yang kuat. Departemen Keamanan Dalam Negeri juga mengatakan pada awal bulan ini bahwa "informasi yang di-posting ke jejaring sosial dapat diakses secara terbuka oleh publik. Dengan demikian, kesempatan tidak memberikan informasi tergantung post yang dilakukan penggunanya".

FBI juga meminta kontraktor potensial memperkirakan biaya dan solusi yang ditawarkan. FBI mencari software yang dapat  meningkatkan teknik dalam mengumpulkan, dan membagi data open source yang dapat diproses secara cerdas.

Pengembang yang akan mengajukan proposal ke FBI diharapkan mampu menerjemahkan bahasa asing, juga pola yang digunakan untuk mengelabui aparat hukum.

Meski kepolisian sudah menggunakan Facebook dalam menyelidiki suatu kejahatan, secara otomatis mereka menyaring informasi yang tidak berkaitan. Tapi aplikasi yang diminta FBI akan mampu secara otomatis menampilkan informasi paling relevan. FBI saat ini sedang menunggu respon dari pihak pengembang hingga 10 Febuari mendatang.(np)

For friends of bloggers who frequently read articles in this blog, please Copy / Paste and share it anywhere you like. However, if acceptable please indicate the source of the articles link blogger friend share (copy / paste). Let Share information for us all, because now the information is easily obtained, and this blog is one source of reliable information, becauseof the already trusted sources,


Reading is one of the best ways to get information
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...