Translate

Showing posts with label Facebook. Show all posts
Showing posts with label Facebook. Show all posts

Facebook Akan Pakai Hashtag

• ParadiseBOX

Seperti halnya Twitter dan Instagram.

ddd

Logo Facebook (ilustrasi)
Logo Facebook (ilustrasi)(digitaltrends.com)
VIVAnews - Situs jejaring sosial terpopuler, Facebook, dilaporkan sedang melakukan penggabungan ikon khusushashtag, atau tanda pagar (tagar), menjadi layanan simbol pada komunikasi Facebook.

Hashtag yang disimbolkan dengan lambang # sebelumnya telah populer digunakan dalam komunikasi situs mikroblog Twitter, dan disusul Instagram.

Ikon ini kerap digunakan untuk mengkaitkan posting atau update status dengan topik tertentu.

Wall Street Journal melansir, 15 Maret 2013, Facebook sedang menjajaki apakah akan mengikuti jejak Twitter, yang memungkinkan pengguna untuk mengklik hashtag untuk mengetahui semua posting tentang topik atau peristiwa tertentu.

Di sisi lain, penggunaan hashtag diperkirakan memberikan peluang bagi pengguna Facebook untuk melihat lebih banyak iklan.

Situs layanan foto, Instagram yang telah diakuisisi Facebook tahun lalu, pun sudah menggunakan hashtag, sehingga memudahkan pengguna di dalamnya untuk mencari foto-foto tertentu, misalnya #jakarta untuk melihat foto-foto Jakarta dari berbagai sudut pengambil gambar.

Rencana Facebook terkait penggunaan hashtag merupakan sebuah penanda peningkatan kompetisi antara Twitter dan Facebook, dalam hal menggaet pengguna mobile dan iklan.

Facebook belum lama ini mengadopsi cara komunikasi yang dilakukan Twitter. Situs jejaring sosial asal Menlo Park California itu telah membuat daftar pelanggan bagi pengguna, dan membolehkan untuk men-tag selebriti atau merek dengan tanda @.

Perubahan lain yang dibesut situs buatan Mark Zuckerberg yaitu mendesain ulang situs, termasuk mengubah mesin pencariannya, yang mampu mencari postingan.

"Secara historis, Facebook muncul pertama kali untuk para pengiklan dan Twitter telah menjadi pelengkap yang bagus. Kini, Twitter lebih agresif," kata Debbie Williamson, seorang analis eMarketer.

Menurut eMarketer, tahun ini, Twitter diperkirakan menghasilkan sekitar US$500 juta (setara Rp4,8 triliun) dalam pendapatan iklan, dibandingkan Facebook mencetak US$4,3 miliar (Rp41,6 triliun) pada tahun lalu.

Hashtag juga memainkan peran kunci dalam upaya menghasilkan uang bagi Twitter. Dengan ikon khusus ini, perusahaan asal San Francisco ini mendorong perusahaan seperti Coca-Cola dan General Electric untuk membantu pemasaran.

• ParadiseBOX

Tragedi ASS, Usai Diperkosa Diusir dari Sekolah

• LuckyDelapan News


Dua minggu lalu ia diperkosa. Satu lagi korban Facebook.


ilustrasi Facebook
ilustrasi Facebook(digiactive.org)
VIVAnews  --  Mata gadis cilik itu berkaca-kaca, dengan suara lirih ia menceritakan apa yang dialaminya Senin 8 Oktober 2012 lalu. Pagi itu, ia kembali ke sekolah dengan langkah berat dan kepala yang tertunduk.  Sudah dua minggu ia tak masuk.
ASS, inisial namanya, tak mau pergi sendirian, ia diantar sang ibu, Raudan. “Saya minta Mama antar sampai gerbang sekolah saja. Saya sekolah karena sudah kangen ingin bertemu teman-teman,” kata ASS kepada VIVAnews, Selasa, 9 Oktober 2012.
Seperti biasa, tiap Senin, upacara bendera dilaksanakan di halaman sekolah SMP Budi Utomo. ASS bergabung dengan teman-temannya yang lain, berdiri di barisan tengah peserta upacara. Awalnya semua berlangsung seperti biasa. Hingga giliran Ketua Yayasan Budi Utomo, Renata, yang jadi inspektur upacara memberikan sambutan.
“Ibu ketua yayasan bilang, ‘saya tidak mau ada murid yang telah merusak nama baik sekolah tetap bersekolah di sini’,” kata ASS menirukan ucapan Bu Renata saat upacara. Sontak, semua mata melihat ke arahnya. “Teman-teman langsung melihat saya. Saya malu.”
Setelah upacara bubar, masih menahan malu, ASS masuk kelas untuk mengikuti pelajaran. Baru saja ia duduk dan menyiapkan buku, guru Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH), Farid, memintanya mengemasi perlengkapan sekolah dan keluar dari kelas. “Saya kaget diusir dari kelas. Saya tidak percaya dikeluarkan dari sekolah,” kata dia.
Dengan air mata berlinang, ASS berlari ke arah ibunya, yang masih ada di depan sekolah.  Raudan yang kaget dengan pengakuan putrinya berusaha menemui guru dan ketua yayasan untuk minta penjelasan.  Namun tak ada yang menemuinya. Keduanya lantas pulang dengan perasaan terluka.
Insiden pengusiran AAS menjadi perhatian banyak pihak. Keesokan harinya digelar pertemuan antara anggota DPRD Kota Depok, Dinas Pendidikan Kota Depok, pihak sekolah, korban, dan keluarga korban. Pertemuan yang digelar mulai pukul 09.00 WIB itu berlangsung tertutup.
Usai pertemuan, pihak sekolah membantah telah mengusir AAS. “Mungkin AAS dan ibunya salah persepsi. Yang jelas, kami dari pihak sekolah tak pernah mengeluarkan siswa tanpa surat dan pernyataan resmi,” kata Ketua Yayasan Budi Utomo, yang juga kepala sekolah, Renata, dalam keterangan pers bersama usai pertemuan tiga pihak di kantor yayasan sekolah di Depok, Selasa 9 Oktober 2012. Dia balik menuding orangtua AAS tidak kooperatif.

Mendengar pernyataan itu, Raudan langsung naik pitam dan memotong pernyataan Renata. Ia mengaku menjadi saksi anaknya memang sempat dikeluarkan sekolah. Sementara, AAS yang tak banyak bicara dan selalu bersembunyi di balik punggung ibunya, mengaku trauma, meski ia sudah diizinkan kembali ke sekolah “Saya mau sekolah. Tapi kalau kembali ke Budi Utomo belum tahu, saya takut ada tekanan,” kata dia.
Diculik dan diperkosa
Apa yang dialami ASS di sekolah memperparah trauma yang dia rasakan: sebagai korban penculikan dan pemerkosaan tiga pria bejat. Beban yang terlampau berat, apalagi untuk seorang anak berusia 14 tahun.
Kisahnya yang tragis diawali perkenalan dengan seorang pria berinisal CP di situs jejaring sosial, Facebook. Satu bulan berhubungan di dunia maya, keduanya lalu kopi darat hingga mendeklarasikan diri sebagai sepasang kekasih.  Tak lama, pasangan itu pun putus dan memutuskan menjadi teman.
Belum lama ini, ASS dan CP kembali berkomunikasi. CP yang juga sopir tembak angkutan kota Depok-Parung itu mengajak korban ke Parung, Bogor. Ajakan itu ditolak oleh ASS. Tapi, pelaku mengiming-imingi korban dengan uang  jajan Rp300 ribu. “Itu katanya buat jajan-jajan saat jalan nanti,” kata ASS.

ASS terjebak, pelaku menculik korban dan menyekap korban di empat lokasi berbeda. Sehari ia hanya makan sekali, diperlakukan kasar, dan yang lebih parah, ia harus melayani nafsu bejat CP dan  diperkosa dua teman pelaku. “Dia sering memukul saya kalau tidak mau melayaninya. Tak cuma itu Pak, dia juga sering memaksa saya untuk minum minuman keras. Saya takut… Setiap hari saya dijaga dua sampai tiga orang pria,” kata ASS.
ASS bahkan nyaris dijual ke Batam. Hingga akhirnya gadis kecil ini berhasil lolos dari sekapan pelaku setelah seorang perempuan paro baya melihatnya di kawasan Terminal Depok,  Minggu 30 September 2012 siang.  “Ibu itu panggil-panggil saya. Lalu saya ditarik katanya saya lagi dicari di koran dan di TV. Pas saya ditarik, pelakunya langsung kabur naik angkot.”
“Jerat” Facebook
Apa yang terjadi pada ASS bisa menimpa siapapun. Hingga September 2012, sudah 21 remaja putri yang menjadi korban eksploitasi  oleh orang yang dikenalnya melalui jejaring sosial seperti Facebook. Satu di antaranya bahkan meninggal dunia.
“Ini sangat mengkhawatirkan. Ada yang diculik, dirampok, korban perdagangan manusia dan korban pelecehan seksual. Satu kasus ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa lagi,” kata Ketua Komnas Perlidungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait.
Karena itu, pengawasan orangtua untuk memantau pergaulan anak khususnya melalui media sosial di internet penting dilakukan. “Orangtua harus lebih intensif  memantau pertemanan, terlebih pergaulan di dunia maya yang dilakukan anaknya,” katanya.
Selain itu pengetahuan akan internet juga mutlak dipelajari orangtua. “Karena itu, orangtua juga harus peka terhadap teknologi, ya jangan terlalu gagap teknologi. Orangtua harus mengerti dan memahami internet.”
Dan ini tak hanya terjadi di Indonesia. Tapi di seluruh di dunia.
Seperti dimuat Daily Mail 4 Oktober 2012, Kepolisian di Amerika Serikat mengeluarkan peringatan soal keamanan internet pasca penangkapan seorang pria 19 tahun yang didakwa memperkosa seorang gadis berusia 13 tahun yang ditemuinya di Facebook.
Penyidik di North Carolina, AS menangkap Robert Weaver pada Selasa pagi. Penyelidikan mengungkap, Weaver punya 1.200 teman di Facebook, mayoritas remaja putri.
Tak hanya itu, seorang pria 35 tahun asal Lexington County, William Spivey dipenjara atas tuduhan meminta seorang gadis 13 tahun untuk melakukan hubungan seksual dengannya. Ia memakai nama palsu saat melakukan aksinya. Untung, pesan mesum itu diketahui ibu korban.
“Jutaan pengguna mendaftar ke situs media sosial seperti Facebook setiap hari,” kata Jaksa Agung South Carolina, Alan Wilson.
Dengan  wajah  yang terpampang di jejaring sosial yang melekat pada setiap nama, itu bisa menjadi surga bagi predator. “Facebook, ibarat  gergaji, dapat menjadi alat yang berguna di tangan orang yang tepat," kata Wilson. “Tapi, di tangan orang yang tidak memahami kekuatannya, itu bisa menjadi senjata mematikan.”
Sementara, seperti dimuat CNN,  mulai 1 Agustus 2012, negara bagian Lousiana, Amerika Serikat mewajibkan, orang yang terbukti melakukan pelanggaran seksual dan predator anak wajib mencantumkan status kriminalnya di Facebook dan jejaring sosial. Sebuah keputusan yang mendapat dukungan dari pihak Facebook.
Situs jejaring sosial seperti Facebook dan MySpace sejak bertahun-tahun lalu telah menghapus para pelanggar seks dari halaman situs mereka.  Namun, sifatnya lebih sebagai "pemadam kebakaran". Upaya pencegahan dan kehati-hatian lebih penting dilakukan. (eh)

© VIVA.co.id 

  • LuckyDelapan News

Bulan Madu Ala Zuckerberg-Priscilla Chan

• LuckyDelapan News

Pengantin baru ini mengunjungi Roma Italia.


VIVAlife - Pasangan pendiri Facebook Mark Zuckerberg dan Priscilla Chan baru saja meresmikan hubungan asmara mereka, setelah bersama hampir satu dekade. Menikah 20 Mei 2012 di California, pengantin baru ini memilih menghabiskan masa bulan madu mereka di kota Roma Italia.

Zuckerberg dan Priscilla mengunjungi beberapa situs yang menjadi ikon kota Roma seperti Kapel Sistina dan Tangga Spanyol.

Keduanya juga sempat berada dalam situasi penuh kelucuan saat makan malam di restoran favorit para selebritas, Pierluigi. "Saya menunjukkan kepada mereka foto saya dengan Jesse Eisenberg," kata pemilik restoran itu, Lorenzo Lisi kepada Us Weekly.
Eisenberg adalah pemeran pendiri Facebook yang menjadi nominasi Oscar 2010. "Kami tertawa, karena semua orang yang melihat foto itu di restoran mengatakan 'Hei itu orang dari Facebook'."

Meskipun Zuckerberg dan istrinya berbaur dengan pengunjung lain dalam suasana restoran yang ramai, pasangan pengantin terlihat mencolok. "Mereka terlihat sangat bahagia dan santai," ujar sebuah sumber. (asp
)

  • LuckyDelapan News

Facebook Digugat Lima Kali dalam Dua Bulan

• LuckyDelapan News

Berbagai tuduhan pelanggaran paten menimpa Facebook sejak mengajukan go public.

VIVAnews - Kolumnis Rob Malda di suratkabarWashington Post mengatakan, mendapat tuntutan pelanggaran paten sebelum go publicitu seperti perpeloncoan bagi perusahaan teknologi yang berkembang. Jika itu benar, maka Facebook sedang "panen".

Setelah Yahoo menggugat Facebook untuk pelanggaran paten, M-CAM menyebutkan data lain. Perusahaan jejaring sosial itu telah digugat sebanyak lima kali untuk pelanggaran paten hanya dalam waktu dua bulan sejak mengajukan IPO.

Tuntutan hukum pelanggaran paten menjadi masalah selama masa tenang perusahaan. Dalam dua bulan sejak mengajukan IPO pada Februari 2012, Facebook telah menjadi target lima tuntutan: tiga dari entitas non-operasional, satu dari Mitel, dan satu dari Yahoo!.
Ini bukan kebetulan belaka. Menurut situsTechdirt.com, perusahan ini ingin meraih uang dengan mengajukan gugatan paten pada momen Facebook sedang rentan.
Perusahaan ini mengetahui sejarah tuntutan serupa berakhir dengan banyak perusahaan merasa terdorong untuk "damai" dengan biaya berapa pun. Tekanan dari investor Wall Street yang tidak mengerti pertempuran paten dan ketakutan memperpanjang masalah dengan biaya lebih besar membuat perusahaan rela membayar dalam jumlah besar.
Perusahaan kadang bersedia membayar bukan karena validitas tuntutan hukum, tapi karena arus besar uang tunai dari IPO yang bernilai lebih besar dibanding bertarung melawan gugatan paten. Bahkan, kondisi ini pun dapat dimanfaatkan perusahaan yang membeli perusahaan untuk menuntut paten atau "troll". (umi)

 • LuckyDelapan News

Menjual Facebook

• LuckyDelapan News

Valuasi Facebook ditaksir US$100 miliar, atau Rp900 triliun. Kemahalan?


• VIVAnews   • LuckyDelapan News
Kantor baru Facebook di Menlo Park (REUTERS/ Robert Galbraith)
VIVAnews –Washington, D.C., Rabu, 1 Februari 2012. Dokumen setebal 199 halaman itu bakal menjadi penggalan penting sejarah.

Di halaman depan, tertulis nama perusahaan jejaring sosial terbesar dunia: Facebook, Inc. Itu Form S-1, dokumen pendaftaran efek di Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (United States Securities and Exchange Commission).

Rasa penasaran publik sejak pertengahan tahun lalu terjawab sudah. Facebook akhirnya akan melego sebagian sahamnya ke publik.

Tak disebutkan berapa persen saham yang akan dilepas. Begitu juga kisaran harga per saham. Dalam dokumen itu hanya tertera target perolehan dana hasil penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Nilainya nauzubillah: US$5 miliar. Dengan kurs Rp9.000 per dolar AS, artinya ini setara Rp45 triliun!

Jika tercapai, media sosial yang menerima unggahan 250 juta foto per hari itu itu bakal melampaui rekor IPO Google. Pada 2004, saat raksasa mesin pencari itu melepas saham ke publik, dana yang terhimpun “hanya” US$1,9 miliar. Saat itu, harga yang disodorkan US$84 per saham.

Nilai IPO Facebook juga jauh menjulang di atas perusahaan dot.com lainnya. Produsen game Zynga cuma mengantongi dana IPO US$1 miliar. Perusahaan situs jual-beli kupon belanja, Groupon, memperoleh US$805 juta. Sedangkan LinkedIn memanen separuh hasil IPO Groupon, US$406 juta.

Namun, jika dibandingkan dengan beberapa perusahaan di industri teknologi lainnya, dana IPO Facebook masih kalah kelas. NTT Mobile yang melepas saham perdana pada 1998 meraup dana US$18,1 miliar, AT&T Wireless pada 2000 mengantongi US$10,6 miliar, sedangkan Telstra, Australia, di tahun 1997 menghimpun US$10,2 miliar.

Guna memuluskan mega-IPO ini sejumlah lembaga papan atas dilibatkan. Sebagai book runners dan penjamin pelaksana emisi efek (underwriters) ditunjuk Morgan Stanley, JP Morgan, Goldman Sachs & Co, Bank of America Merrill Lynch, Barclays Capital, dan Allen & Company LLC.

Di bursa, saham Facebook yang memiliki 845 juta pengguna aktif itu akan memasang kode perdagangan “FB”. Belum ada informasi lain, termasuk kapan waktu pencatatan dan sahamnya mulai diperdagangkan di Wall Street. Sejumlah sumber menyebut pencatatan perdana saham (listing) diperkirakan pada Mei 2012.

Yang menarik, dalam suratnya kepada investor--yang dilampirkan pada dokumen pendaftaran efek itu—pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, tidak banyak bicara angka dan dolar. Miliarder termuda yang menurut Forbes memiliki kekayaan US$17,5 miliar itu malah panjang lebar menguraikan mimpi dan idealismenya membangun Facebook.

"Awalnya, Facebook tidak diciptakan untuk menjadi sebuah perusahaan. Ia dibangun untuk mencapai sebuah misi sosial: membuat dunia jadi lebih terbuka dan terhubung," ia menulis. "Kami pikir penting bahwa setiap orang yang berinvestasi di Facebook mengerti arti misi itu bagi kami, bagaimana kami membuat keputusan dan melangkah.”

Zuckerberg menekankan bisnis berdasarkan misi sosial itulah yang membedakan Facebook dengan perusahaan publik lainnya. "Sederhananya, kami tidak membangun layanan semata untuk menghasilkan uang. Kami menghasilkan uang untuk membangun layanan yang lebih baik," katanya. "Kami percaya ini adalah cara terbaik untuk membangun sesuatu."

Valuasi
Jalan Facebook menuju go public sudah terhampar. Tapi, uniknya, angka-angka penting yang ditunggu-tunggu investor tak muncul dalam dokumen pernyataan pendaftaran. 

Analisis yang berkembang di pasar menyebutkan valuasi Facebook bakal mencapai US$75 miliar hingga US$100 miliar atau setara dengan Rp675-900 triliun. (Untuk dicatat, nilai belanja Republik Indonesia di tahun 2011 sebesar Rp1.229,6 triliun). Perolehan dana IPO bahkan diprediksi bisa menembus US$10 miliar atau setara Rp90 triliun.

Dengan valuasi sekitar US$100 miliar, Facebook bakal jauh mengungguli Google saat IPO tujuh tahun silam. Ketika itu, Agustus 2004, Google mencatat valuasi sebesar US$27 miliar atau sekitar Rp243 triliun.

Tingginya valuasi Facebook sudah diprediksi sejak pertengahan tahun lalu. Majalah Forbesmenghitung nilainya bahkan bakal melampaui nilai perusahaan-perusahaan raksasa seperti Lockheed Martin, Boeing, Sony, Nike, dan produsen-produsen otomotif dunia.

Tahun lalu, lembaga keuangan Goldman Sachs Group menaksir nilai Facebook sekitar US$50 miliar. Hitungan itu kini berlipat dua. 

"IPO Facebook bukan yang terbesar sepanjang sejarah AS, tapi terbesar untuk perusahaan internet dan teknologi," kata David Kirkpatrick, penulis buku Facebook Effect, seperti dilansir VOA.

Dalam paparan kinerjanya, Facebook mengumumkan nilai keuntungan bersih senilai US$1 miliar, sekitar Rp9 triliun, pada 2011. Ini naik 65 persen dibanding tahun sebelumnya. Pendapatan periode itu terbukukan US$3,71 miliar. Penerimaan dari iklan masih mendominasi pendapatan selama 2011. Prosentasenya mencapai 85 persen.

Total nilai kapitalisasi per 31 Desember 2011 terbukukan US$4,89 miliar. Adapun nilai aset perusahaan adalah US$6,33 miliar atau sekitar Rp56,9 triliun, dengan kewajiban mencapai US$1,43 miliar, sekitar Rp12,8 triliun. Pada periode itu, jumlah karyawan mencapai 3.200 orang--melonjak lebih dari 1.000 orang dibanding akhir 2010.

Menggiurkan?
Iming-iming gurihnya saham dot.com sempat ditorehkan LinkedIn tahun lalu. Harga saham perusahaan jejaring sosial itu memberikan keuntungan lebih dari dua kali lipat. Saham yang awalnya ditawarkan seharga US$45 per unit melesat hingga US$122,70 per saham.

Bagaimana dengan Facebook?

Chief Investment Strategist Wall Street Daily's, Louis Basenese, mewanti-wanti investor untuk matang berhitung sebelum membelinya. Diberitakan Wall Street Daily, di awal pekan ini perusahaan jejaring sosial cenderung loyo di bursa. Sebelum repot-repot membedah fundamental Facebook, Basenese merekomendasikan investor agar mencermati dulu kiprah 19 perusahaan dot.com yang “melantai” tahun lalu.

Dan Basenese hanya berkomentar dengan dua kata: "Tidak bagus."

Memang, data yang dibeberkan Kevin Pleines dari Birinyi Associates menyebutkan 82,4 persen saham jejaring sosial yang IPO tahun lalu, saat ini ditransaksikan di bawah harga penutupan hari pertama. Bahkan, saham 11 dari 19 perusahaan itu diperdagangkan di bawah harga penawaran perdana.

Ada dua yang paling terpuruk: Zynga dan Groupon yang di bursa Nasdaq masing-masing berkode ZNGA dan GRPN. Saham Zynga diperdagangkan di bawah harga IPO pada perdagangan perdananya. Groupon sempat melonjak 55,7 persen. Namun, hanya sepekan kemudian, sahamnya terperosok jauh di bawah harga IPO, di level US$20.

Basenese pesimistis karena menurut dia investor akan selalu haus melihat pertumbuhan perusahaan. Ketika memutuskan untuk berinvestasi, orientasi investor adalah berinvestasi pada masa depan perusahaan.

"Jika perusahaan tidak dapat terus tumbuh, maka selamat tinggal investasi," katanya. "Saya jamin Facebook tidak bisa menghasilkan garis pertumbuhan yang begitu cepat."

Basenese mengilustrasikan pertumbuhan basis pengguna Facebook selama empat tahun terakhir. Selama periode itu, pengguna memang melonjak dari 66 juta menjadi 800 juta. Jika asumsi laju pertumbuhan sama, maka selama empat tahun ke depan, basis pengguna Facebook semestinya akan mencapai 9,7 miliar.

"Secara harfiah, jumlah pelanggan tidak akan mencapai angka itu. Karena, Oktober tahun lalu baru lahir bayi yang ke-7 miliar," ujarnya.

Yang realistis, Facebook akan mencapai angka satu miliar pengguna di tahun ini. Itu artinya, “hanya” bertumbuh sekitar 25 persen dari tahun sebelumnya. Dengan kata lain, pertumbuhan mulai menyusut dan tak akan mendongkrak nilai saham jadi sedemikian tinggi. Apalagi, dia menambahkan, “Valuasi Facebook sudah terlalu mahal."

Kemahalan?
Diberitakan Reuters, harga saham Facebook mencapai US$29,76 per unit per 31 Desember 2011.

Over valued? Basenese menyodorkan perbandingan.

Perusahaan mesin pencari raksasa Google (Nasdaq: GOOG) memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$200 miliar atau setara Rp1.800 triliun. Laba yang dihasilkan US$9,6 miliar atau setara Rp86,4 triliun.

Menurut Basenese, dengan perkiraan kapitalisasi pasar Facebook mencapai US$100 miliar, maka Zuckerberg setidaknya harus menggenjot keuntungan Facebook sekitar setengah dari laba Google. Itu artinya sekitar US$5,3 miliar atau Rp47,7 triliun.

Dan Basenese hakulyakin laba sebesar itu tidak akan tercapai sebelum Mei 2012--saat Facebook diperkirakan memulai perdagangan perdananya. Dia juga percaya adalah mustahil Facebook bisa meraup keuntungan US$5 miliar dalam periode setahun penuh.

Analisis yang lebih optimistis disuarakan pengamat startup, Peter Cohan. Menurut dia bisnis Facebook masih bakal sangat menguntungkan. Penerimaan dari iklan masih akan cukup besar. 

Perusahaan analisis dan pemasaran digital eMarketer menyebutkan antara 2009 dan 2011 pendapatan Facebook rata-rata tumbuh 127 persen.

Namun, soal valuasi, Cohan sependapat: saham Facebook kemahalan. Berdasarkan rasio harga saham dibanding penjualan (price/sales ratio), Facebook akan diperdagangkan 19,7 kali.

Rasio ini 497 persen lebih tinggi dari Apple yang 3,3 kali dan 294 persen di atas Google yang mencapai 5 kali. Dengan asumsi marjin laba bersih 26 persen, rasio harga saham terhadap laba per saham (price to earning ratio/PER) Facebook juga sudah 80 kali. Ini jauh lebih tinggi dari Google yang 19 kali atau Apple 12,7 kali.

"Ini bisa diartikan bahwa saham Facebook mungkin tidak akan ditahan lama investor setelah perdagangan hari pertama," tuturnya.

Nasib serupa diderita sebagian besar saham dot.com yang IPO tahun lalu.

Tapi, masih ada kabar baik yang lain. Jika mencermati prospektus Google saat IPO pada 2004. Ditawarkan US$84 per unit, PER Google juga mencapai 80 kali, sama dengan Facebook.

Saat IPO, jumlah saham Google yang diperdagangkan mencapai 271 juta unit dengan perkiraan laba bersih US$286 juta. Sejak itu hingga saat ini, harga saham Google sudah melambung dari US$84 menjadi US$580 per unit, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan 30 persen. Saham Google bahkan sempat menyentuh level tertinggi US$715 per unit pada 2007.

Jika itu terjadi, kekayaan Zuckerberg bakal terbang ke angkasa. (kd)

Facebook IPO, Gaji Zuckerberg Anjlok

• LuckyDelapan News

Dari US$500 ribu per tahun, per 1 Januari 2013, gaji Zuckerberg jadi hanya US$1 saja.

VIVAnews - Facebook tengah mempersiapkan diri untuk terjun ke pasar modal dan menggelar intial public offering (IPO). Diperkirakan, langkah ini akan mendongkrak posisi Zuckerberg, pendiri Facebook ke posisi keenam, orang terkaya di dunia.

Facebook, situs jejaring sosial yang menjadi terbesar dalam waktu kurang dari 8 tahun itu rencananya akan hadir di bursa saham pada pertengahan tahun ini. Diperkirakan, dari target awal yang hanya mengumpulkan dana sebesar US$5 miliar (Rp45 triliun), nilai perusahaan itu bisa mencapai US$100 miliar (Rp900 triliun).

Perusahaan – yang ditakutkan oleh para investor telah mencapai titik puncaknya – itu kini telah memiliki 845 juta pengguna. Tahun 2011 lalu, pendapatan mereka mencapai US$3,71 miliar, naik 88 persen dibanding setahun sebelumnya. Meski begitu, angkanya di bawah ekspektasi analis.

Saat ini, dikutip dari Reuters, 2 Februari 2012, berdasarkan nilai saham per lembarnya yang mencapai US$29,76 per 31 Desember 2011, kepemilikan saham Zuckerberg yang mencapai 1,11 miliar lembar di Facebook bernilai sebesar US$33 miliar.

Dan setelah masuk bursa saham, gaji pokok Mark Zuckerberg yang mencapai US$500 ribu atau Rp4,5 miliar rupiah akan turun menjadi hanya US$1 atau Rp9.000 per tahun mulai 1 Januari 2013 mendatang.

Perusahaan yang didirikan oleh Zuckerberg dari kamar asramanya di tahun 2004 lalu itu membuat perusahaan-perusahaan Internet lainnya yang bermunculan belakangan ini seperti Zynga, LinkedIn, Groupon, dan Pandora Media Inc. menjadi terlihat kerdil. IPO perusahaan-perusahaan itu mendapatkan tanggapan yang berbeda-beda dari pasar.

Saat IPO tahun 2004, Google sendiri hanya berhasil mengumpulkan dana sebesar US$2 miliar. Groupon hanya berhasil meraih US$700 juta dan Zynga sebesar US$1 miliar. Namun, di hari pertama terjun ke bursa, saham Zynga ditutup 5 persen lebih rendah dibandingkan harga IPO.
• VIVAnews  • LuckyDelapan News

Mengintip Suasana Kantor Baru Facebook

• LuckyDelapan News

Sejumlah hasil kreativitas karyawan menghiasi ruangan.

VIVAnews - Jejaring sosial Facebook baru saja memindahkan kantor operasionalnya dari Palo Alto ke Menlo Park, California, Amerika Serikat. Kantor baru ini akan digunakan sebagai tempat bekerja sekitar 2 ribu karyawan Facebook.

Kantor ini menempati lahan seluas 57 hektar, yang sebelumnya ditempati oleh Sun Microsystem.

Seperti di kantor sebelumnya, konsep terbuka juga diterapkan di markas baru Facebook ini. Ruang kerja terlihat dibuat tanpa sekat, sehingga suasana terbuka di ruang kerja berhasil tercipta.

Namun, tidak seperti markas Google yang mengandalkan fasilitas, kantor Facebook lebih terlihat menawarkan kebebasan untuk menyalurkan kreativitas karyawannya. Sejumlah grafiti, juga mural menghiasi ruang dalam kantor ini

Penasaran dengan kantor jejaring sosial terbesar dunia ini? Anda bisa mengintip ditautan ini. (umi)
• VIVAnews   • LuckyDelapan News

For friends of bloggers who frequently read articles in this blog, please Copy / Paste and share it anywhere you like. However, if acceptable please indicate the source of the articles link blogger friend share (copy / paste). Let Share information for us all, because now the information is easily obtained, and this blog is one source of reliable information, becauseof the already trusted sources,


Reading is one of the best ways to get information
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...