Translate

Showing posts with label mistery sejarah. Show all posts
Showing posts with label mistery sejarah. Show all posts

Situs Gunung Padang Ada Sejak Zaman Es?

• ParadiseBOX

Hasil survei georadar, usianya berkisar 11.000 tahun.

ddd

Situs megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat [foto ilustrasi]
Situs megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat [foto ilustrasi](VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Selain temuan arkeologi yang mengejutkan, temuan riset geologi situs Gunung Padang pun menunjukkan dugaan hal yang tidak kalah mencengangkan.

Anggota Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM), yang juga ahli geologi LIPI, Danny Hilman Natawijaya mengatakan, hasil survei georadar menunjukkan lapisan terbawah atau lapisan keempat situs megalitikum itu berusia mencapai 11.000 tahun lalu.

Dany menyebutkan, lapisan keempat terdiri dari dua struktur, yakni struktur buatan peradaban dan batas atas batuan alamiah. Ia mengatakan, pada lapisan di atasnya, yaitu lapisan ketiga, hasil survei menunjukkan usia kisaran 10.000 tahun yang lalu.

"Artinya, ada kemungkinan peradaban sudah dimulai sejak 11.000 tahun lalu," kata Danny di Gedung Krida Bhakti, Jakarta Pusat, kemarin.

Ia menambahkan, hasil survei itu pada lapisan ketiga saja sudah mengejutkan banyak pihak. "Hasilnya memang melawan keyakinan ilmuan internasional, bahkan keyakinan dunia. Nah, kalau masuk lebih dalam lagi, kemungkinan lebih tidak masuk akal lagi," ujar Danny.

Bila menilik ke belakang, masa 11.000 tahun yang lalu merupakan masa peralihan antara zaman batu dengan sejarah manusia modern. Pada era itu juga menunjukkan masa zaman es.

Namun, ia mencatat peradaban yang belum diketahui membangun lapisan terbawah situs itu bisa saja lenyap terkena bencana dunia di masa lalu.

Sebab, kata Danny, sejarah populasi dunia naik dan turun dipengaruhi faktor bencana global. Misalnya, Danny menunjukkan, pada 70.000 tahun lalu, populasi manusia sudah cukup berkembang, namun luluh lantak akibat letusan Toba.

Kemudian populasi bertumbuh kembali namun bencana global datang kembali menyebabkan peradaban saat itu lenyap diterjang bencana, termasuk adanya banjir global pada masa 10.000 tahun silam.

"Pada 10.000 tahun lalu, wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Jawa masih berupa satu daratan, dengan sungai raksasa di dalamnya," papar Danny. Daratan besar itu dikenal dengan Sundaland.

Menanggapi temuan geologi itu, arkeolog Universitas Indonesia Ali Akbar mengatakan, perlu pembuktian dari penelitian lain, misalnya riset arkeologi.

Riset arkeologi saat ini baru mencermati lapisan dua. Itu pun hasilnya sudah mengejutkan beberapa pihak, usia sampel pada lapisan kedua dinyatakan lebih tua dari peradaban di dunia,salah satunya lebih tua dari Piramida Mesir. (eh)

 • ParadiseBOX

Keistimewaan Gunung Padang Sangat Meyakinkan

• ParadiseBOX

"Ada bukti sisa budaya berusia 5.900 SM di dalam tanah," ujar Ali.

ddd

Tim Arkeologi melakukan ekskavasi di situs megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat
Tim Arkeologi melakukan ekskavasi di situs megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)(VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Peneliti antropologi Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) Gunung Padang, Ali Akbar meyakini memang ada teknologi istimewa di bawah permukaan situs purba tersebut.

Salah satu sinyal keistimewaan dari sisi antropologi adalah ditemukannya lapisan ganda dari situs tersebut.

"Saya eskavasi di kedalaman empat meter, diteruskan ke dalam, ada lapisan budaya lagi. Lapisan kedua secara teknologi ini ternyata lebih tinggi, kenal semen, ada teknologi logam. Usianya 5.900 SM. Itu luar biasa lebih tua dari bangunan purba lain di dunia," ujar Ali pada VIVAnews, 13 September 2013.

Ia menambahkan, bukan hanya sisi arkeologi saja yang menunjukkan hasil yang mengejutkan. Dari sisi geologi, ia yakin tidak jauh beda dengan riset arkeologi. Tim geologi, katanya sudah melakukan tomografi—metode pencitraan guna merekam gambaran bagian dalam tanah.

"Tomografi ini bisa rekam citra tanah sedalam 50 meter. Kemungkinan hasil riset kawan-kawan tomografi memperoleh gambaran unik," jelas Ali Akbar.

Tomografi melakukan pencitraan dengan teknologi sensor suara untuk menganalisis struktur bagian dalam tanah. "Teknologi ini mendengarkan kerambatan suara bagian dalam. Kalau suara pelan diintrepretasikan di bawah suara itu melewati batu kerak, nah kalau cepat itu kemungkinan massa tanahnya renggang," terang dia.

Tapi, untuk hasil pasti dari riset geologi itu, Ali masih menunggu laporan dari ahli geologi. Dia yakin hasil riset arkeologi dan geologi sesuai.

"Ada kecocokan antara geologi dan arkeologi. Bahkan ada kemungkinan terdapat lapisan tiga dan empat. Secara geologi sudah terdeteksi. Dua lapisan ini trennya sama dengan lapisan satu dan dua," tambahnya.

Secara metode, Ali meyakini, tomografi sudah sangat meyakinkan. Pasalnya, metode ini sudah diterapkan pada ilmu modern dan oleh peneliti profesional. (adi)

 • ParadiseBOX

Ungkap Kemegahan Situs Sejarah Bawah Laut

• ParadiseBOX

Tsunami dan gempa menenggelamkan artefak hingga dasar laut.

Pavlopetri, sebagian kotanya berada di bawah laut. (nottingham.ac.uk)
Pavlopetri, sebagian kotanya berada di bawah laut. (nottingham.ac.uk)

VIVAlife - Plesir untuk menikmati kemegahan arsitektur kuno ternyata tak hanya dapat dinikmati di darat. Jauh di bawah laut, peninggalan kuno juga ada. Entah apa yang membawanya sampai ke dasar laut. Bisa gempa bumi, banjir, atau peristiwa geologi lainnya. Yang jelas di bawah laut, di beberapa negara, situs ini tersimpan. Jika Anda memiliki rasa sejarah, coba mengunjungi museum bawah laut ini.

Istana Cleopatra, Alexandria-Mesir

Pelabuhan Alexandria adalah saksi bisu yang menyimpan reruntuhan Istana Cleopatra. DilansirHuffington Post, jika Anda menyelam, Anda akan menemukan artefak patung Firaun dari abad 4 sampai 5 SM (Sebelum Masehi). Selain itu juga batu berbentuk kepala yang diyakini sebagai gambaran anak Cleoparta, patung sphinx, dan koin kuno.

Port Royal -Jamaica

Abad ke-17, Port Royal disebut surga para bajak laut. Banyak bar dan penginapan yang kerap menjadi persinggahan mereka. Namun, gempa besar dan tsunami tahun 1692 menyapu dan menenggelamkan sebagian kota. Menghilangkan banyak bangunan dan lebih dari 2.000 orang. Kini bawah laut Port Royal kerap dikunjungi penyelam yang ingin melihat ratusan kapal, sisa-sisa bangunan dan jalanan aspal yang tenggelam. 

Yonaguni-Jima, Okinawa-Jepang

Sebuah monumen ditemukan di lepas pantai Jepang oleh penyelam pada tahun 1985. Museum ini diyakini sudah ada sejak 10.000 SM. Beberapa strukturnya adalah buatan manusia, terlihat dengan ditemukannya hieroglif (tulisan dengan abjad Mesir Kuno) yang terdapat di beberapa sudut museum. Para arkeolog mengatakan bahwa museum ini merupakan rekaman peninggalan awal peradaban. 

Pavlopetri, Yunani

Pavlopetri adalah kota yang  tenggelam dan sebagian muncul kembali 1.000 SM. Para ahli sejarah menyebut Pavlopetri sebagai kota yang memiliki sistem perairan canggih. Di bawah air, Anda dapat melihat jalan-jalan, gedung-gedung, ruang taman, halaman, dan kapal yang menyimpan banyak barang. Sebuah proyek penggalian dilakukan sebagai usaha pelestarian kota, sebelum kota ini benar-benar tenggelam. Lihat foto selengkapnya di sini. 


 • ParadiseBOX

Benua "Atlantis" Ada di Kawasan Perairan Brasil?

• ParadiseBOX


"Selama ini batu granit dikenal sebagai batu yang berasal dari benua."

ddd

Ahli geologi Brasil menemukan batu granit di perairan Samudra Atlantik
Ahli geologi Brasil menemukan batu granit di perairan Samudra Atlantik(Phys.org)
VIVAnews - Keberadaan Atlantis atau Atlas yang berperadaban maju menjadi misteri yang belum terpecahkan selama ribuan tahun. Meski asal-usul Atlantis condong ke fiksi, banyak orang selama berabad-abad mengklaim, ada kebenaran yang tersembunyi dari mitos itu dan bersepekulasi di mana Atlantis akan ditemukan.

Ada banyak "ahli Atlantis" yang mengaku menemukan benua yang hilang, di antaranya, di Samudera Atlantik, Antartika, Bolivia, Turki, Jerman, Malta, Karibia, juga Indonesia.

Melansir laman Phys.org, Rabu 8 Mei 2013, baru-baru ini para ahli geologi Brasil mengumumkan telah menemukan sebuah batu granit di perairan Samudera Atlantik yang berjarak 1.500 kilometer dari kota Rio de Janeiro, Brasil.

Para ahli itu menduga, batu granit itu berasal dari benua yang tenggelam saat benua Afrika dan Amerika Selatan tenggelam pada 100 juta tahun yang lalu.

Menurut Roberto Ventura Santos, Pejabat Tinggi di Brazil Geology Service (CPRM), sampel batu granit itu telah ditemukan dua tahun lalu saat dilakukan operasi pengerukan di daerah pegunungan di perairan Brasil atau yang dikenal sebagai "Rio Grande Elevation".

"Selama ini batu granit dikenal sebagai batu yang berasal dari sebuah benua. Dari hasil hipotesis kami, batu granit itu mungkin berasal dari Atlantisnya Brasil," kata Santos. Santos mengakui, awalnya para ahli tidak menduga bahwa batu granit yang ditemukan di perairan Brasil berasal dari sebuah benua.
Akhirnya pada bulan lalu, tim ilmuwan Brasil bekerjasama dengan tim ilmuwan Jepang mengeksplorasi bawah laut dengan menggunakan kapal berawak submersible Shinkai 6500. Tujuannya untuk meneliti formasi geologi bawah laut di wilayah perairan Brasil. "Dari hasil temuan yang didapatkan, kami mulai melihat tanda-tanda dari benua yang hilang pada jutaan tahun yang lalu," ujar Santos. (eh)


 • ParadiseBOX

Terkuak 'rahasia' para pelaut Viking

• ParadiseBOX

Kapal Viking
Orang-orang Viking berlayar dengan panduan posisi matahari.
Para ilmuwan Prancis yakin telah menemukan salah satu teori mengapa orang-orang Viking bisa mengarungi lautan lepas, jauh sebelum kompas magnetik ditemukan.
Mereka menemukan kristal seukuran bungkus rokok di reruntuhan kapal di Selat Inggris, yang diyakini sebagai 'batu matahari' seperti tercantum di hikayat kuno Norse.
Kapal ini tenggelam di perairan di lepas pantai Alderney pada 1592.
Selain kristal, ditemukan juga beberapa piranti lain yang diperkirakan adalah alat bantu navigasi.
Dalam legenda Viking disebutkan bahwa dengan mengangkat kristal ke arah langit, maka para pelaut Viking bisa mengetahui posisi matahari bahkan ketika cuaca sedang mendung atau berkabut.

Akurasi tinggi

Dengan mengetahui posisi matahari orang-orang Viking bisa menjelajah lautan luas, antara lain ke Inggris.
Batu matahari bisa mengurai pancaran matahari menjadi dua sinar yang terpisah.
Uji coba kristal serupa yang dilakukan tim peneliti dari Universitas Rennes menunjukkan dengan memutar kristal bisa dihasilkan satu titik, yang didapat dari pertemuan dua sinar dan titik ini dengan akurat mengindikasikan arah matahari.
Metode ini bisa dipakai bahkan ketika matahari sudah tenggelam atau ketika cuaca mendung.
Para ilmuwan mengatakan metode ini masih dipakai bahkan ketika kompas magnetik telah ditemukan.
 • ParadiseBOX

Asal Usul Miringnya Menara Pisa

• ParadiseBOX

Menara miring Pisa (dalam Bahasa Italia: Torre pendente di Pisa) atau yang biasa disebut The Tower of Pisa (La Torre di Pisa) adalah sebuah menara lonceng dari sebuah katedral di kota Pisa, Italia. Menara ini terletak di belakang katedral dan merupakan struktur ketiga di Campo dei Miracoli (keajaiban) Pisa.

Walaupun rencana semula dibangun secara vertikal, menara itu mulai miring ke arah tenggara segera setelah dilakukan konstruksi di tahun 1173, dikarenakan pondasi yang tak sempurna.

Tinggi dari menara tersebut adalah 55,86 km dari permukaan tanah di sisi terendah, dan 56,70 m di sisi yang tertinggi. Lebar alas bangunan itu adalah 4,09 m dan lebar puncaknya adalah 2,48 m. Berat menara ini diperkirakan 14,500 ton dan memiliki 294 anak tangga.

Konstruksi dari Menara Pisa dibangun dalam tiga tahap, yang memakan waktu sekitar 200 tahun. Konstruksi marmer putih di lantai pertama dimulai pada tanggal 9 Agustus 1173, pada masa kejayaan militer dan kemakmuran Italia. Lantai pertama ini dikelilingi oleh beberapa pilar dan walaupun posisinya miring, namun tetap tahan selama berabad-abad.

Ada kontroversi seputar identitas dari arsitek yang membangun Menara Miring Pisa. Selama bertahun-tahun, desain tersebut diyakini dibuat oleh Guglielmo dan Bonanno Pisano, artis lokal kenamaan di abad ke-12, yang terkenal dengan karya perunggunya, khususnya pada karyanya Pisa Duomo.

Bonanno Pisano meninggalkan Pisa di tahun 1185 dan pindah ke Monreale, Sicilia, namun kemudian kembali lagi dan meninggal di tanah kelahirannya itu. Makamnya ditemukan di dasar tower di tahun 1820.


Menara itu pertama kali miring setelah lantai ketiga dibangun di tahun 1178, dikarenakan amblasnya pondasi sedalam tiga meter, akibat pergerakan tanah. Ini berarti bahwa desain dari menara tersebut telah cacat sejak pada awalnya.

Konstruksi dihentikan sementara selama hampir seabad lamanya, karena para warga Pisa hampir terlibat peperangan dengan Genoa, Lucca dan Florence. Selama masa ‘istirahat’ ini, struktur tanah di bawahnya telah kembali stabil. Dan di tahun 1198, dipasang jam untuk sementara pada bangunan yang masih belum tuntas itu.


Di tahun 1272, bangunan itu dilanjutkan kembali oleh Giovanni di Simone, arsitek dari Camposanto. Lantai keempat dibangun untuk mengimbangi kemiringan dari menara ini. Pembangunan kembali dihentikan di tahun 1284, saat Pisa ditaklukan oleh Genoa dalam Pertempuran Meloria.

Pembangunan menara lonceng ini tak selesai terhenti hingga 1372. Setelah itu, Tommaso di Andrea Pisano berhasil menyelesaikan elemen-elemen Gothic dari menara tersebut, dengan memberikan sentuhan gaya Roma. Terdapat tujuh lonceng pada menara tersebut, yang masing-masing mewakili not pada nada. Lonceng yang terbesar dipasang pada tahun 1655.
 
 

• ParadiseBOX

Teka-Teki Leher Panjang Dinosaurus Terungkap

• ParadiseBOX

Panjang leher dinosaurus 6 kali lebih panjang dari leher jerapah.

ddd

Dinosaurus jenis sauropoda
Dinosaurus jenis sauropoda(link2universe.net)

VIVAnews - Satu lagi rahasia tentang hewan purba yang pernah hidup di dunia dinosaurus terungkap. Peneliti meneliti, mengapa panjang leher dinosaurus bisa mencapai 15 meter, atau enam kali lebih panjang dibanding leher jerapah.

Dinosaurus yang memiliki leher panjang tersebut masuk dalam kelompok sauropoda. Di antara hewan yang masih hidup, leher sauropoda masih memegang rekor. Panjang leher jerapah jantan dewasa terpanjang adalah 2,4 meter, sementara panjang leher burung hanya satu meter.

Ketika dinosaurus punah, tidak ada hewan yang melebihi panjang leher sauropoda. Leher mamalia terbesar yang pernah hidup seperti badak raksasa (Paraceratherium) kemungkinan memiliki leher sepanjang 2,5 meter.
Sementara reptil terbang yang dikenal sebagai pterosaurus, Arambourgiania, juga memiliki leher terpanjang untuk spesiesnya, yakni tiga meter. Tapi, itu pun masih kalah panjang dari sauropoda.

Sedangkan reptil besar laut, Loch Ness Monster, yang dikenal juga sebagai plesiosaurus memiliki panjang leher tujuh meter, karena didukung oleh lingkungan air. Masih setengah dari ukuran sauropoda.
Struktur Leher

Dalam studi yang digagas bersama teman-temannya, Michael Taylor, seorang ahli paleontologi vertebrata di University of Bristol di Inggris menemukan alasan tulang leher sauropoda lebih panjang dari makhluk lain.

Diketahui, enam puluh persen dari ruang leher terdiri dari udara (berongga). Ruang ini mendukung rantai panjang tulang dinosaurus. Urat daging dan ikatan sendi tulang yang berada di ruas tulang belakang juga membantu memaksimalkan pergerakan leher.

Alasan lain, batang tubuh dinosaurus dan kaki empatnya menstabilkan leher. Bandingkan dengan batang tubuh pada jerapah yang relatif lebih kecil.

Sauropoda juga didukung jumlah tulang leher yang lebih banyak, yaitu 19 tulang. Sedangkan mamalia, mulai dari tikus, ikan paus sampai jerapah hanya memiliki kurang dari tujuh tulang leher.

Untuk ukuran kepala juga membantu kenapa leher Sauropoda bisa panjang. Sauropoda memiliki ukuran lebih kecil dibanding hewan jenis pterosaurus, Arambourgiania, yang berkepala lebih besar. Kepala kecil dan ringan ini mendukung dalam memangsa makanan, ditambah lagi dinosaurus tidak mengunyah mangsa meraka, ususlah yang bertugas mengunyah.

"Pada dasarnya kepala sauropod adalah mulut. Titik pertemuan tulang rahang sauropoda ada di bagian paling belakang. Mereka tak punya pipi," kata Mathew Wedel, peneliti Western University of Health, Pomona, California, kepada LiveScience yang dilansir HuffingtonPost,Selasa 26 Febuari 2013.

Lantas apa keuntungan leher panjang bagi hewan purba ini?

Sauropoda dan dinosaurus lainnya kemungkinan dapat bernafas seperti burung, yaitu menarik udara segar melalui paru-paru mereka secara terus menerus, alih-alih seperti mamalia, yang menghirup sebelum bernafas untuk mengisi paru-paru dengan udara segar. Cara ini membantu sauropoda mendapatkan oksigen vital turun ke leher panjang sebelum menuju paru-paru.

"Bernapas melalui tabung panjang adalah sesuatu yang sangat sulit dilakukan bagi mamalia," kata Taylor.

Para peneliti pun menjabarkan tiga teori evolusi leher panjang dinosaurus. Pertama, beberapa dinosaurus kemungkinan menggunakan leher panjang untuk menggapai makanan pada dedaunan tinggi seperti yang dilakukan jerapah.

Kedua, sauropoda menggunakan leher panjang untuk menggapai makanan pada tanah seperti yang dilakukan angsa. Kondisi tersebut membuat sauropoda mengeluarkan leher mereka dengan maksimal untuk mencapai sesuatu lantaran postur tubuhnya cukup besar.

Ketiga, leher panjang sangat mungkin menjadi daya tarik seksual, sehingga evolusi leher panjang terjadi secara alamiah. Namun, untuk yang satu ini, Taylor dan tim tidak menemukan studi kasusnya.

Tak puas sampai di sini, tim peneliti berencana untuk menggali lebih dalam misteri leher sauropod. Ke depan, peneliti akan menguak keanehan leher Apatosaurus, yang sebelumnya dikenal sebagai Brontosaurus.

Temuan Taylor dan Wedel telah diterbitkan secara online pada 12 Februari silam di jurnal Peer J.

  • ParadiseBOX

Jalan raya peninggalan Romawi ditemukan

• ParadiseBOX


Inilah potongan jalan raya peninggalan bangsa Romawi, yang ditemukan di fondasi gedung teater, Chester, Inggris.
Tim arkeologi sedang menggali dan meneliti sisa-sisa jalan raya peninggalan bangsa Romawi yang ditemukan di fondasi gedung teater yang sedang dibangun di kota Chester, Inggris.
Sisa-sisa dua ruas jalan itu, yang dibangun ketika bangsa Romawi menguasai sebagian daratan Inggris sekitar 43 hingga 410 Masehi, terdiri dari batu, pasir serta kerikil.
Menurut tim peneliti, potongan situs jalan kuno itu paralel dengan jalan modern yang melintas di atasnya, yaitu Northgate Street, Chester.
Mereka menemukan situs bersejarah itu ketika menggali dasar gedung bioskop Odeon di Hunter Street, yang nantinya akan diubah menjadi gedung teater dan perpustakaan kota.

Pola sama

Di lokasi yang sama, para arkeolog juga menemukan pecahan tembikar yang diyakini peninggalan di masa Romawi dan abad pertengahan, demikian menurut Dewan kota Chester dan Cheshire West.
Ahli sejarah Mike Morris, yang sekaligus memimpin proyek penelitian ini mengatakan, situs sisa-sisa jalan peninggalan peradaban Romawi ini terletak di utara reruntuhan benteng Romawi yang ditemukan di Chester.
Para peneliti menduga kemungkinan jalan tersebut merupakan bagian dari komplek gubernur Romawi di Chester.
Hal ini, menurut Mike Morris, didasarkan adanya pola yang sama pada sejumlah situs reruntuhan benteng Romawi di berbagai wilayah di Eropa.
 • ParadiseBOX

Inikah Pornografi Pertama di Dunia?

• ParadiseBOX

Terlukis dalam seni ukiran di dalam gua kuno di Xinjiang, China.

ddd

Kangjiashimenji Petroglyph
Kangjiashimenji Petroglyph(dailymail.co.uk)

VIVAnews - Arkeolog menemukan sebuah seni ukiran di dalam gua yang diduga merupakan perwujudan gambar pornografi pertama kali di dunia. Ukiran yang disebut Kangjiashimenji Petroglyph ditemukan di di wilayah Xinjiang, barat laut China.

Petroglyph itu menyajikan figur abstrak dan tanpa busana. Figur secara eksplisit menggambarkan praktik gila seks dari nenek moyang manusia dalam sebuah pesta.

Ukiran yang diduga dibuat pada milenium kedua sebelum masehi ini sebenarnya sudah ditemukan arkeolog China, Wang Binghua pada akhir tahun '80-an.

Namun, Jeannine Davis-Kimball, seorang ahli Eurasia nomaden, menjadi orang Barat pertama yang merinci ukiran tersebut dan menjabarkannya dalam jurnal ilmiah.

Dalam gua tersebut tergambar sekitar 100 figur yang sedang menggambarkan sebuah ritual "kesuburan."

Posisi yang dilukiskan dalam ritual tersebut hampir semuanya sama, lengan ke luar dan membungkuk pada siku dengan satu tangan mengarah ke atas dan lainnya mengarah ke bawah.

"Di samping gambar manusia, ada kepala mengambang, anjing berkelok-kelok, kucing statis, dan lambang hewan mengisi kekosongan (ruang)," tulis Dr Davis-Kimball dilansir Dailymail, Kamis 21 febuari 2013. "Setiap gambar nenek moyang pasti diwakili beberapa aspek ritual," tegasnya.

Pada ukiran itu, wanita digambarkan dengan batang tubuh segitiga disertai pinggul dan kaki seksi. Sedangkan, gambar pria diwakili dengan batang tubuh segitiga agak kecil, kaki kurus, kepala telanjang dan dengan penis ereksi (ithyphallic).

Namun, banyak ukiran yang menampilkan profil transeksual, ditandai kelamin ereksi tapi mengenakan penutup kepala wanita, serta bagian dada terdapat dekorasi. Profil transeksual juga ditandai dengan pemakaian masker.

"Secara menyeluruh, gambar tersebut mewakili kondisi manusia yang menari-nari, dan beberapa di antaranya tampak tenggelam dalam keadaan tak sadarkan diri, atau merasakan kesenangan yang luar biasa," tulis Dr Davis-Kimball. Dia juga menyebutkan gambar lainnya tentang hubungan seksual.

"Berbagai hewan menambahkan catatan ambiguitas, namun memberikan petunjuk tambahan untuk menempatkan tablo dalam ruang dan waktu, dan memberikan beberapa dasar sejarah," lanjutnya.

Kimball membedakan delapan adegan terpisah pada tablo, empat yang sepenuhnya dibentuk dan sisanya hanya tampak sketsa.

Adegan pertama menunjukkan sembilan wanita, menari di sekeliling lingkaran sementara di sebelah kiri, figur transeksual berbaring seolah-olah jatuh tak sadarkan diri.



Adegan tersebut tanpa pria ithyphallic, meski figur transeksual menunjukkan memang memiliki penis yang sedang ereksi. "Kedua lengan, mengangkat bahu nya, dan terlihat berbeda dari posisi menari biasa," ujarnya.

Adegan kedua yang diidentifikasi oleh Dr Davis-Kimball menunjukkan pesta liar yang melibatkan 16 figur, 10 pria dan enam wanita, sedang siap berhubungan seks.



"Karena ini adalah ithyphallic, yang juga mewakili biseksual dan menunjukkan bahwa itu akan bersetubuh dengan seorang wanita kecil dengan kaki terentang dengan kemaluannya yang terlihat jelas," papar dia.

Adegan selanjutnya yaitu seorang pria tanpa kepala yang berusaha untuk berhubungan seks dengan transeksual lain. Di tengah-tengah adegan, muncul tokoh transeksual lain yang nampak berhubungan seks dengan wanita terkecil.

Sementara tokoh wanita yang tampak memiliki dua kepala, dan diposisikan di latar depan seolah-olah sedang memimpin tarian.

Adegan ketiga disebutkan lebih vulgar. Sembilan orang terdiri tiga pria dan enam perempuan, yang semuanya sedang berhubungan seks. Dr Davis-Kimball mengidentifikasi dua gambar yang menonjol.

"Pertama, laki-laki di kiri dengan testis dan penis yang terlalu dilebih-lebihkan berupaya membunuh figur penting kedua, perempuan yang berdekatan," tulis dia.

Di sebelah kiri, wanita tersebut terdapat tiga pria berhasrat untuk mendapat giliran berhubungan seks dengannya.



Sementara pada adegan terakhir, tidak terdapat figur wanita. Tahap ini digambarkan sebagai pesta persaudaraan, melibatkan 14 karakter, tujuh dengan penis tegak dan ditengah-tenganya terdapat tarian hiruk pikuk.



Di bagian bawah terdapat satu pria yang sedang melakukan masturbasi dengan tanda aliran bayi yang berasal dari penisnya.

Uniknya, dari semua gambaran petroglyph Kangjiashimenji ini mengarah pada petunjuk ras Kaukasoid. Petunjuk ini cocok dengan bukti lain yang mengindikasikan penduduk dari wilayah ini, di mana ras Kaukasoid merupakan pengembara dengan karakteristik Eropa.

Spekulasi lain muncul. Dr Davis-Kimball punya pendapat bahwa ukiran gua tersebut kemungkinan semacam sketsa cerita panjang (storyboard) untuk kelompok pemimpin kultik (pemujaan) pada saat itu, dan digunakan sampai 850 sebelum masehi. (umi)

© VIVA.co.id   |

 • ParadiseBOX

Misteri Tengkorak Raja Richard III Inggris Terungkap

• ParadiseBOX

Raja Richard III disebutkan tewas dalam usia 32 tahun.

ddd

Foto Ilustrasi Raja Richard III
Foto Ilustrasi Raja Richard III(guardian.co.uk)

VIVAnews - Teka-teki seputar kerangka yang terkubur di sebuah lapangan parkir dewan kota di Leicester, Inggris telah terungkap. Para arkeolog mengkonfirmasi bahwa tengkorak yang ditemukan merupakan kerangka Raja Inggris Richard III.

Keyakinan ini didapat setelah para ahli dari dari University of Leicester mengatakan DNA dari tulang tersebut cocok dengan keturunan keluarga raja.

"Tanpa keraguan bahwa itu adalah Raja Richard," kata Richard Buckley,
dari Universitas Leicester, pimpinan arkeolog yang meneliti kerangka
tersebut seperti dilansir BBC, Selasa 5 Febuari 2013.

Kerangka Richard III ditemukan terdapat 10 luka-luka. Tulang itu diperkirakan milik seorang pria berusia 20-30 tahun dan telah diujikarbon menunjukkan periode 1455-1540.

"Pertanyaannya yaitu, bisakah kami mendapatkan sampel DNA untuk mengerjakan kerangka dan saya sangat senang untuk memberitahu kepada Anda bahwa kami bisa," ujar Dr Turi King, ahli proyek genetika.

"Ada kecocokan antara DNA ibu dari keturunan keluarga Richard III
dan cocok dengan sisa kerangka yang kami temukan di penggalian
Greyfriars. Singkatnya, bukti DNA tersebut menunjukkan sisa-sisa Richard III," Turi King menegaskan.

Pada 22 Agustus 1485, Raja Richard III kalah dalam perang Bosworth. Raja Richard III disebutkan tewas dalam usia 32 tahun di sebuah
pertempuran Bosworth pada 1485. Tubuhnya yang tak bernyawa diperlakukan tak hormat, ditelanjangi.
Jasadnya lalu dimakamkan di gereja di Biara Fransiskan, yang disebut Grey Friars. Tapi saat bangunan ini dihancurkan pada abad ke-16, lokasi tepat makamnya menjadi tidak menentu dan akhirnya dilupakan.

Meskipun demikian, tim pegiat dan sejarawan menelusuri wilayah yang
mungkin menjadi tempat penguburannya. Dan tak kalah penting, mereka juga menemukan keturunan ke-17 generasi adik Richard dengan DNA yang mereka bisa bandingkan setiap sisa-sia pemulihan.

Sebelumnya, penggalian taman parkir di dewan kota sudah dilakukan pada Agustus 2012, penggalian ini dengan cepat mengidentifikasi bangunan yang terhubung ke gereja.

Pada awal penggalian, di bawah gereja, ditemukan tulang-tulang tersebut. Kerangka Richard akan dikuburkan kembali di Leicester Cathedral.

 • ParadiseBOX

Ditemukan, Burung Tertua di Bumi

• ParadiseBOX


Burung apa dan mengapa disebut tertua.

ddd

Eosinopteryx, spesies yang diyakini ilmuwan sebagai nenek moyang burung modern
Eosinopteryx, spesies yang diyakini ilmuwan sebagai nenek moyang burung modern(dailymail.co.uk)

VIVAnews - Spesies menyerupai burung yang diketahui selama ini sebagai nenek moyang burung ternyata bukanlah unggas pertama. Sebelumnya, sudah ada spesies berbulu di jaman dinosaurus yang diyakini sebagai spesies purba dari burung yang ada hari ini.

Temuan dinosaurus berbulu ini sekaligus mengubah cara manusia melihat burung serta evolusinya, ujar para ilmuwan, seperti dilansir Daily Mail, Sabtu 26 Januari 2013.

Fosil unggas sepanjang 30 cm menjadi bukti kuat bahwa sesungguhnya ada burung yang menjelajahi langit Bumi di jaman dinosaurus. Kehadirannya menentang asal-usul spesies unggas selama ini.

Sebelumnya, para ilmuwan percaya bahwa burung berevolusi dari dinosaurus sejenis Theropods, dari awal zaman Cretaceous, sekitar 120-130 juta tahun yang lalu.

Namun, temuan baru di daerah Timur Laut China ternyata jauh lebih tua ketimbang Theropod yang hidup di pertengahan zaman Jurassic.

Ilmuwan memperkirakan, Eosinopteryx berada di Bumi lebih dari 145 juta tahun yang lalu.

"Penemuan ini menggugurkan keraguan lebih lanjut pada teori sebelumnya, bahwa fosil Archaeoptryx yang terkenal dan disebut-sebut sebagai burung pertama. Dan temuan ini sangat penting bagi evolusi burung modern," kata Dr Gareth Dyke, dosen senior untuk Vertebrate Palaeontology dari University of Southampton.

"Temuan ini sekaligus menunjukkan bahwa asal-usul burung atau unggas jauh lebih kompleks daripada yang diperkirakan sebelumnya," pungkas Dyke.

Menurut analisa pada fosil, burung purba Eosinopteryx memiliki tubuh berbulu dan tidak bisa terbang. Sebab, lebar sayapnya terlalu kecil, dan lagi pula struktur tulangnya membatasi kemampuannya untuk mengepakkan sayap.

© VIVA.co.id  


  • ParadiseBOX

For friends of bloggers who frequently read articles in this blog, please Copy / Paste and share it anywhere you like. However, if acceptable please indicate the source of the articles link blogger friend share (copy / paste). Let Share information for us all, because now the information is easily obtained, and this blog is one source of reliable information, becauseof the already trusted sources,


Reading is one of the best ways to get information
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...