Translate

Showing posts with label Tempat Wiasata. Show all posts
Showing posts with label Tempat Wiasata. Show all posts

Candi Abad XIV Ditemukan di Denpasar

• LuckyDelapaNews


Karakteristik candi ini identik dengan candi di Jawa Timur


Ekskavasi Candi Gambar Wetan di Nglegok, Blitar
Ekskavasi Candi Gambar Wetan di Nglegok, Blitar(Antara/ Arief Priyono)

VIVAnews - Sejak sepekan terakhir, Badan Arkeologi Denpasar melakukan penggalian di lokasi tertimbunnya candi dari ratusan tahun lalu. Lokasinya di Jalan Trengguli Gang IV D, Denpasar, tepatnya di Pasraman (pesantren umat Hindu) Ida Resi Bhujangga Wisnawa Ganda Kusuma di Banjar Saba, Kelurahan Penatih, Denpasar.

Penemuan candi ini bermula pada akhir September lalu, ketika lima warga setempat menggali tanah untuk membuat resapan air. Saat penggalian mencapai kedalaman satu meter, para penggali menemukan batu padas ukuran 40 x 40 cm berderet sepanjang 1 hingga 1,1 meter.

"Karena penasaran, kami terus menggali. Kami kira ada harta karun. Ternyata, semakin digali semakin banyak kami menemukan lempengan batu padas," kata pemilik lahan, I Putu Gede Chandra Kirawan, Selasa 23 Oktober 2012.

Temuan itu kemudian dia laporkan ke Badan Arkeologi Denpasar. Badan Arkeologi kemudian melanjutkan penggalian mulai Kamis 18 Oktober 2012. Ketua Tim Peneliti dari Badan Arkeologi Denpasar, Wayan Suantika, mengatakan arkeolog menduga temuan ini adalah candi yang diperkirakan berasal dari abad XIV masehi. Temuan ini, kata dia, bisa jadi merupakan candi terbesar di Bali.

Dugaan itu, sambung Suantika, bisa dilihat dari bentuk bangunan yang tidak seperti bangunan pura setelah abad XIV masehi. "Dugaan itu juga bisa dilihat dari adanya bahan batu padas yang dilapisi oleh lapisan penguat, yang biasanya ditemukan pada bangunan pada abad XIII dan XIV," paparnya.

Candi terbesar di Bali, menurut dia adalah Candi Wasa yang terletak di Kabupaten Gianyar yang ditemukan tahun 1986. Panjang candi ini hanya 11 x 10 meter. "Karena itu kami menduga temuan ini lebih besar dari Candi Wasa karena yang terlihat baru 11 meter panjangnya dan belum ditemukan ujungnya," katanya.

Karakteristik candi ini, kata Suantika, identik dengan candi di wilayah Jawa Timur. Bentuknya persegi, dengan panjang dan lebar yang hampir sama. Dia menambahkan, setelah penggalian selama 10 hari, baru bisa dipastikan apakah akan dilakukan pemugaran atau relokasi. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Denpasar.

© VIVA.co.id   


  • LuckyDelapaNews

Kuil Tradisional Terbaik di Korea Selatan

• LuckyDelapan News
KOREA Selatan memiliki sekitar 20.000 kuil dan 900 di antaranya adalah kuil tradisional. Kebanyakan kuil-kuil tersebut terletak di daerah pegunungan dan lokasinya dipercaya memiliki Feng-Shui yang baik.

Berikut ini adalah beberapa kuil tradisional terbaik di Korea Selatan,


1. Manggyeongsa


Kuil Manggyeongsa terletak di gunung Taebaek, di ketinggian 1.460 meter. Legenda menyebutkan patung batu dari Bodhisattva kebijaksanaan muncul di situs Candi Manggyeongsa. Ketika Jajang, seorang biarawan dari Dinasti Silla (57 SM-935 M), mendengar hal itu, dia membangun kuil ini untuk mengabadikan patung tersebut. Kuil ini juga memiliki pemandian air panas The "Dragon Spring" yang terletak di dekat pintu masuk candi yang dikenal sebagai pemandian air panas tertinggi di Korea.

2. Taeansa


Kuil Taeansa terlihat sangat indah pada musim gugur ketika hutan lebat yang mengelilingi kuil berubah warna dedaunannya menjadi merah dan kuning. Lokasinya berjarak 2,3 kilometer dari jalan masuk menuju candi, sedangkan lembah 1,8 kilometer, membuat untuk drive indah di setiap musim. Atraksi wisata lain di sekeliling kuil ini termasuk Menara Neungpa, situs tradisional yang indah dekat gunung lembah Dongli , Desa Gok-Song Haneulnari (sebuah desa pertanian tradisional) yang terletak lima kilometer di lereng bukit.


3. Naejangsa


Meskipun Naejangsa dikatakan telah terlebih dahulu didirikan pada tahun 636, sebagian besar bangunan saat ini dibangun setelah Jeongyujeran (invasi Jepang 1597) dan Perang Korea. Keindahan pemandangan sekitarnya - terutama Taman Nasional Naejang - ini terutama terkenal karena pemandangan musim gugurnya.


4. Daejeonsa


Daejeonsa adalah kuil terbesar di Cheongsong-gun dan memiliki pemandangan megah gunung Juwang adalah salah satu pemandangan terbaik di negeri ini. bangunan Daejeonsa yang paling terkenal, Bogwangjeon, ada harta karun Korea.


5. Cheongpyeongsa


Menurut legenda kuil ini, dahulu kala seorang pria mencintai seorang putri sehingga ia kemudian berubah menjadi seekor ular dan terus menemani sang Putri. Ketika dia memohon ingin meninggalkan kuil untuk mencari nasi, ular tersebut membiarkannnya pergi tetapi kemudian pergi mencarinya, saat itulah ular tersebut disambar petir dan mati. Sang putri kemudian menguburkannya di kuil. Pengunjung ke candi juga bisa menaiki perahu di danau Soyang dan berjalan kaki di sepanjang lembah yang indah sambil melihat air terjun, sehingga menikmati liburan akhir pekan yang sempurna.


6. Beopjusa


Dengan lebih dari 60 bangunan dan 70 pertapaan-pertapaan, Beopjusa adalah sebuah kuil besar, megah sebelum terbakar dalam invasi Jepang ke Korea pada 1592. Saat ini kuil ini menjadi rumah bagi 30 bangunan dan kekayaan budaya, termasuk pagoda tertinggi yang ada di Korea (pagoda kayu lima lantai setinggi 22,7 meter) - yang juga merupakan harta nasional.


7. Gangcheonsa


1316 menandai tahun yang besar untuk Gangcheonsa,pagoda setinggi lima lantai ditambahkan ke kuil ini. Dikatakan bahwa kuil ini pernah menjadi tempat tinggal 1.000 biksu. Selain aset budaya di kuil, berbagai atraksi wisata lain ada di dekatnya, seperti gunung benteng Geumseong, air terjun Yongso, Danau Gangcheon, Danau Damyang dan Taman Nasional Naejang.

8. Buseoksa 


Buseoksa merupakan salah satu dari 10 kuil terbesar di Korea. Buseoksa juga adalah salah satu bangunan tertua di Korea. candi ini sangat populer di kalangan wisatawan Jepang dan Cina.


9. Cheoneunsa


Salah satu dari tiga kuil terbesar di gunung Jiri , Kuil Cheoneunsa pertama kali dibangun pada tahun 828, dibakar selama Invasi Jepang ke Korea pada 1592, dibangun kembali pada 1610, dibakar lagi pada 1676, membangun kembali tahun depan, terbakar sekali lagi pada tahun 1773, dan akhirnya dibangun kembali pada 1775. Legenda mengatakan bahwa saat orang-orang membangun kembali kuil ini setelah tahun 1592, mereka membunuh seekor ular besar yang terus muncul pada pemandian air panas di dekatnya. penduduk desa percaya bahwa ular itu pasti penjaga kuil ini.


10. Geumsansa


Pertama dibangun pada tahun 599, Geumsansa Kuil berisi berbagai macam harta berharga Korea, termasuk pagoda batu, lentera batu, dan alas berbentuk bunga teratai.


11. Golgusa


kuil ini dibangun di atas gua tebing batu kapur di gunung Hamwol, Golgulsa Kuil terkenal sebagai tempat di mana sunmudo, seni bela diri Zen dan metode pelatihan yang telah diam-diam turun temurun, dipraktekkan. Ada 12 gua kapur besar di kuil ini dan patung Buddha yang diukir pada relief di bagian tertinggi dari permukaan batu. Siapa pun yang ingin berpartisipasi dalam pelatihan sunmudo dapat langsung mendatangi kuil Golgulsa ini.


12. Hyangilam


Meskipun api membakar sebagian bangunan kuil ini pada tahun 2009, pemandangan pesisir selatan dan Gunung Geumo yang terlihat dari kuil ini tetap terlihat sangat menakjubkan. Jalan dari gunung tersebut ke kuil ini agak sedikit landai, namun tidak menghentikan wisatawan untuk datang melihat kuil ini, dan juga pohon Camellia berusia 500 tahun yang ada di pelatarannya. Kuil ini juga mengadakan festival Matahari Terbit Hyangilam setiap akhir tahun. Setiap tahunnya, kuil ini mendapat kunjungan dari 400 hingga 500 pengunjung.

sumber  • LuckyDelapan News

Misteri Musnahnya Kebudayaan Angkor Terungkap

LuckyDelapan News.


Kerajaan Khmer saat ini terpecah-pecah menjadi beberapa negara.

VIVAnews - Misteri lenyapnya Kerajaan Khmer yang dikenal sebagai Kebudayaan Angkor terungkap. Sekumpulan peneliti menemukan jawaban runtuhnya kekaisaran yang pernah berkuasa selama berabad-abad di kawasan Asia Tenggara itu.

Saat ini, Kebudayaan Angkor terpecah-pecah menjadi beberapa negara, seperti Kamboja, Thailand, Laos, dan Vietnam. Yang tersisa dari kebudayaan itu saat ini hanyalah bengunan raksasa, jalan, kanal, saluran, dan penampungan air yang berfungsi mencukupi kebutuhan masyarakat pada waktu itu.

Laman physorg melaporkan, dari hasil penelitian yang dilakukan oleh sekelompok ilmuwan mengindikasikan Kebudayaan Angkor lenyap setelah mengalami kekeringan. Para peneliti yang dipimpin oleh Mary Beth Day, seorang ilmuwan ahli bumi dari Universitas Cambridge, juga mempublikasikan temuan mereka pada laporan Proceedings of the National Academy of Sciences.

Kerajaan Khmeer sendiri berdiri pada abad ke-9 hingga abad ke-15 dan berpusat pada Kota Angkor. Masyarakat Kota Angkor menampung air dalam jumlah yang sangat banyak selama musim hujan untuk keperluan sehari-hari seperti minum dan menggarap lahan sepanjang tahunnya. Sistem itu bekerja dalam jangka waktu sangat lama, namun tiba-tiba lenyap.

Alasan lenyapnya sistem itu secara tiba-tiba bisa bermacam-macam. Misalnya perang, wabah penyakit yang melanda, perselisihan antar masyarakat, hingga berubahnya kondisi lingkungan. Alasan itu kini terjawab dalam penelitian terakhir, setidaknya menjadi faktor dominan lenyapnya Kebudayaan Angkor, yaitu faktor lingkungan.

Untuk menemukan masalah kekurangan air karena perubahan lingkungan, para peneliti mengambil contoh tanah pada penampung air terbesar --yang sering disebut barays-- yang dibangun rakyat Angkor. Dengan menggali sedalam enam kaki, tim ini menemukan bahwa kekeringan yang berkepanjangan dan --mungkin-- penggunaan lahan yang berlebihan untuk pertanian telah menyebabkan masyarakat di sini tidak mampu lagi menghasilkan makanan.

Saat mempelajari sampel tanah yang diambil itu, tim peneliti mampu melihat deposit sedimen di bagian bawah barays telah terbentuk dalam jangka waktu lama. Tahun-tahun menjelang 1431, lapisan tipis menunjukkan air yang bisa ditampung dalam barays hanya sedikit. Ini juga menunjukkan curah hujan tidak menentu.

Alih-alih menampung air selama musim hujan, badai besar yang menyebabkan banjir merusak lahan melanda dan tanah yang dibawa banjir itu menimbun barays. Bencana itu diikuti dengan periode tanpa hujan sama sekali. Hasilnya, tidak banyak air yang tersedia untuk minum dan bercocok tanam selama musim kering.

Penelitian baru ini tidak menyatakan fakta bahwa kekeringan menjadi satu-satunya faktor runtuhnya Kerajaan Khmer. Karena ada faktor lain yang terlibat. Seperti perang dengan tetangga, banyaknya penduduk yang beralih memeluk agama Budha, dan perubahan alam akibat meningkatnya perdagangan dengan negara lain, semua faktor itu mungkin memiliki peran. (umi)
• VIVAnews

Dunia Asing di Dasar Laut Antartika

LuckyDelapan News.


Ilmuwan menemukan tumpukan kepiting "yeti", bintang laut pemangsa, dan gurita "hantu".

VIVAnews -- Untuk kali pertamanya, para ilmuwan berhasil mengeksplorasi laut dalam Antartika. Dan mereka terkesima, saat melihat pemandangan berbeda yang tak ditemukan di perairan lain: spesies baru anemone, bintang laut predator, dan kepiting dada berbulu mirip yeti -- monster salju.

"Ini mirip pemandangan dari planet lain," kata ketua tim ekspedisi, Alex Rogers, yang juga dosen zoologi di Oxford University, seperti dimuat situs MSNBC, Rabu 4 Januari 2011.

Bahkan dengan mata telanjang, bisa dilihat binatang-binatang di kedalaman Antartika berbeda dengan tempat lain. Termasuk, tumpukan kepiting yang saling berdesakan di sekitar aliran yang lebih hangat di ventilasi hidrotermal. "Melihat begitu banyak binatang, dengan kepadatan seperti ini, sungguh menakjubkan," tambah Rogers kepada situs sains, LiveScience.

Untuk diketahui, energi tidak datang dari matahari, melainkan energi geothermal atau panas bumi yang dihasilkan dari kerak samudera.

Dada kepiting "yeti" diperkirakan adalah kebun bagi bakteri, yang ditutupi sulur-sulur berambut. Lapisan bakteri ini, menurut Rogers, menyediakan makanan bagi kepiting. Sebaliknya, bintang laut berkaki tujuh siap memangsa kepiting tersebut.

Kepiting "yeti" ini berdesakan di wilayah seluas 600 meter persegi. "Mereka secara harafiah, bertumpuk satu sama lain," kata Rogers. Kepiting memang dikenal sebagai binatang yang tak toleran terhadap suhu dingin. Sehingga ventilasi mungkin menjadi surga hangat untuk kepiting ini.

Tak seperti ventilasi hidrotermal di wilayah lain, tak banyak cacing, kerang, dan udang ditemukan di Antartika. Meski demikian, mereka adalah pelabuhan spesies baru dari teritip dan anemon, juga siput besar bercangkang spiral coklat. Para ilmuwan bahkan menjumpai gurita berkulit pucat seperti hantu, yang nampaknya tertarik dengan lampu yang dipancarkan alat penelitian.

Keanehan kehidupan bawah laut dalam sebelumnya telah diungkap, namun belum ada yang pernah menemukan ventilasi hidrotermal di Antartika. Tantangannya memang lebih besar. Demikian diungkapkan dosen ilmu bumi dan kelautan University of Southampton, Jon Copley, yang ambil bagian dalam riset tersebut.

"Baru belakangan ini, kami cukup berani untuk menghadapi tantangan kutub," kata dia.

Pada tahun 1999, survei pemetaan Antartika mengungkap petunjuk adanya ventilasi hidrotermal di kolom air di East Scotia Ridge. Butuh 10 tahun bagi para peneliti melakukan penelitian besar-besaran, termasuk menurunkan kamera ke kedalaman 2,59 kilometer ke kedalaman laut, untuk menangkap ventilasi hidrotermal Antartika -- beberapa di antaranya mirip cerobong asap, mengeluarkan warna hitam, dan memancarkan air panas.
Lalu, pada 2010, peneliti kembali dengan kendaraan selam yang bisa dioperasikan jarak jauh (ROV), yang dinamai Isis. Ia bertugas mengambil foto jarak dekat dan mengumpulkan sampel untuk identifikasi organisme.

Penemuan ini diharapkan akan menjembatani gap atau kesenjangan para peneliti tentang bagaimana kehidupan laut menyebar di sekitar lautan. Mereka berharap Samudera Selatan akan menjadi gerbang bersejarah bagi spesies yang berjalan antar-samudera Atlantik, Pasifik dan Hindia. Juga kaitannya dengan sejarah geologi.
Kepiting pucat Antartika
• VIVAnews

Museum Paling Banyak Dikunjungi di Dunia

LuckyDelapan News.


Merupakan 'rumah' dari lukisan Monalisa karya Leonardo da Vinci.

VIVAnews - Terletak di Paris, Prancis, museum ini juga salah satu museum terbesar di dunia. Gedungnya merupakan bekas istana bangsawan dan dibuka sebagai museum sejak 8 November 1793. Adalah Musée du Louvre, museum yang paling banyak dikunjungi di dunia pada 2011.

Jumlah pengunjungnya, seperti dilansir darinydailynews.com, tercatat mencapai 8,8 juta orang. Museum Louvre merupakan 'rumah' bagi lukisan Monalisa karya Leonardo da Vinci serta 536 lukisan lainnya, termasuk juga berbagai karya seni rupa.

Pada area halaman museum terdapat piramida yang berfungsi sebagai pintu masuk. Pengunjung akan masuk melalui piramida, lalu turun ke bagian lobi, baru naik ke bangunan utama Louvre. Terdapat mitos seputar jumlah panel kaca pada piramida ini.

Jumlahnya disebut-sebut sebanyak 666 buah, yang menurut mitos dikenal sebagai angka setan. Pada 2003, Dan Brown, melalui bukunya,Da Vinci Code yang kemudian difilmkan, kembali menguatkan mitos ini. Bisa jadi mitos ini pula yang meningkatkan jumlah pengunjung.
Menurut  pihak dari Louvre, pengunjung museum meningkat sebesar lima persen pada 2011. Selama tiga tahun berturut-turut, sekitar 8,5 juta orang telah mengunjungi museum tersebut.
Kedatangan turis mancanegara memang mencapai 66 persen dari total pengunjung. Jumlah turis dari Amerika Serikat berada di peringkat pertama, lalu diikuti Brasil, Italia, Australia dan China.
• VIVAnews

Misteri Bangkai Ribuan Ikan di Norwegia

LuckyDelapan News.


Ini bisa dijadikan penguat, oleh mereka yang percaya, kiamat akan datang sebentar lagi.

VIVAnews - Saat itu, Jan-Petter Jorgensen, 44 tahun sedang berjalan dengan anjingnya, Molly, di tengah suhu dingin minus 15 derajat Celcius. Tiba-tiba ia mencium bau busuk.

Jorgensen pun kaget saat menjumpai ribuan bangkai ikan herring memenuhi pantai Kvaenes, Nordreisa, Norwegia. Seperti 20 ton ikan ditumpahkan ke sana. Ia lalu mengambil foto "lautan" ikan itu, dengan Molly sebagai modelnya.

"Orang-orang mengatakan, hal serupa pernah terjadi di tahun 1980-an. Mungkin ikan-ikan itu terprangkap dalam lingkungan yang kehilangan oksigen, lalu mati karena terjebak di air tawar," kata dia seperi dimuat Daily Mail 2 Januari 2012.

Sementara, sejumlah ahli berpendapat, ikan-ikan tersebut bisa saja terperangkap gelombang pasang surut air saat mencoba melarikan diri dari ikan predator, misalnya coalfish, yang mengejar mereka menuju garis pantai.

Teori lain, ikan-ikan tersebut terdampar saat badai yang terjadi baru-baru ini. Atau, terjebak di perairan dangkal dan terpengaruh air tawar sungai yang mengalir ke teluk.

Jens Kristen Holst, dari Institut Penelitian Kelautan, mengatakan, peristiwa ini bisa diakibatkan beberapa faktor sekaligus. Ia berharap, pihaknya bisa melakukan tes pada ikan mati, untuk melihat apakah kematian massal itu akibat penyakit tertentu.

Meski ilmuwan sudah memberi tawaran jawaban ilmiah, insiden ini bisa dijadikan penguat, oleh mereka yang percaya, kiamat akan datang sebentar lagi.

Apalagi, ini bukan satu-satunya kematian hewan misterius yang terjadi di awal 2012. Minggu 1 Januari 2012 kemarin, sebanyak 200 burung hitam (blackbird) jatuh dari langit di sebuah kota kecil di Arkansas, Amerika Serikat. Polemik masih saja ada, meski aparat menyebut, burung-burung itu mati karena kembang api tahun baru.

Sementara itu, bulan lalu, sebanyak 25 bangkai kuda ditemukan di dasar tebing dekat Glenn Innes, New England.

Apa yang terjadi saat ini, seakan mengulang kejadian awal tahun lalu, di mana jutaan ikan mati ditemukan Chesapeake Bay, Maryland, sekitar 5.000 burung hitam lebih sekarat di Arkansas, dan hewan-hewan mati di payau Lousiana.

Burung mati di Arkansas
• VIVAnews

Tradisi Tahun Baru di Berbagai Belahan Dunia

LuckyDelapan News. 



Brazil
Masyarakat Brazil mengenal sosok, Lemanja, dewa laut dalam legenda negara ini. Setiap malam tahun baru, masyarakat Brazil menyelenggarakan ritual untuk menghormati Lemanja. Nah, di tengah malam pergantian tahun, dengan mengenakan baju putih bersih, masyarakat Brazil bakal berbondong-bondong menuju pantai. Mereka menabur bunga di laut, ngubur mangga, pepaya & semangka di pasir pantai sebagai tanda penghormatan terhadap sang dewa.

Jerman
Menurut kepercayaan orang Jerman, kalo mereka makan sisa hidangan pesta perayaan New Year's Eve di tanggal 1 Januari, mereka nggak akan mengalami kekurangan pangan selama setahun penuh. Di Berlin, makanan klasik yang biasa disajiin di hari istimewa ini ialah ikan mas. Yang unik, duri ikan mas tersebut akan dibagiin ke para tamu untuk dibawa pulang sebagai good luck charm

Yunani
Menurut orang Yunani buah delima melambangkan kesuburan dan kesuksesan. Jadi, tiap tanggal 1 Januari, mereka menebarkan biji buah delima ke arah pintu rumah, toko & perkantoran, sebagai simbol doa agar hidup makmur sepanjang tahun baru.

Italia
Di Naples, salah satu kota di Italia ada suatu kebiasaan untuk melemparkan barang-barang yang sudah usang atau nggak kepakai lagi ke luar jendela tepat pada pukul 24:00 di tanggal 1 Januari. Jadi, kalo agan berjalan-jalan di Naples besok paginya, jangan heran menemukan banyak peralatan dapur, lemari es & barang-barang rongsokan tersebar di jalanan. Wah, pemulung panen nih

Spanyol
Tepat tengah malam di tanggal 31 Desember, orang-orang Spanyol biasanya makan anggur dan berdoa. Jumlah anggur yang dimakan cuma 12 biji, dengan maksud untuk 12 harapan pada setiap 12 bulan di tahun yang baru.

Jepang
Tiap tahun baru, orang Jepang akan menikmati makanan yang terdiri dari tiga jenis makanan awetan yaitu telur ikan, sebagai simbol kemakmuran; ikan sardin asap biasa disebut tatsukuri, yang berarti tanah yang subur; dan manisan tumbuhan laut yang merupakan simbol perayaan.

Korea
Orang Korea mempunyai sapaan akrab di setiap tahun baru "Sudahkah Anda makan Thuck-Gook?". Nah, kalo menurut kepercayaan orang Korea, kalo pada saat malam pergantian tahun menyantap kaldu daging sapi dengan potongan telur dadar dan kerupuk nasi atau thuck gook, maka mereka nggak akan bertambah tua tahun itu. Heh?! Buat yang pingin awet muda, bisa makan ini nih,,

Indonesia
Petasan / kembang api
Biar dikasih larangan sebagaimanapun, tetep aja tiap ada perayaan/hajatan, petasan / kembang api pasti ada. Emang sih bahaya gan, tapi pasti agan setuju deh kalo pesta nggak ada petasan/kembang api, berasa nggak meriah apalagi petasan/kembang api sekarang keren-keren.

Terompet
kayanya nggak afdol kalo ngerayain tahun baru tanpa terompet. Biasanya menjelang tengah malam, di sepanjang jalan, terompet rame dibunyiin dimana-mana. Bukan Cuma anak kecil yang bunyiin, yang dewasa juga mainin.. ngaku deh, pasti pernah juga suka main terompet
sekarang bentuk terompet macam-macam, unik & lucu..harganya apalagi....yah, gak ada salahnya sih, itung-itung kasih rezeki ke pedagang terompet setahun sekali
Tukar kado
Tidak tahu sejak kapan tradisi tukar kado tiap tahun baru ini dimulai. Yang pasti. Biar seru, biasanya nominal harga kado ditentuin & ditentuin syarat-syaratnya. banyak yang bisa jadi bahan pertimbangan, seperti mulai dari pocer makan siang di kantin kantor ampe celengan ayam yg isinya duit receh

Bbq-an
Ini pilihan yang paling okeh, daripada ngerayain pergantian tahun di hotel yang pasti tarif rate-nya setinggi langit atau macet-macetan di jalan, mending di rumah aja bareng keluarga & teman-teman, makan-makan & kumpul-kumpul.


source: http://bayusp.blogspot.com/2010/12/tradisi-tahun-baru-dari-berbagai-negara.html

For friends of bloggers who frequently read articles in this blog, please Copy / Paste and share it anywhere you like. However, if acceptable please indicate the source of the articles link blogger friend share (copy / paste). Let Share information for us all, because now the information is easily obtained, and this blog is one source of reliable information, becauseof the already trusted sources,


Reading is one of the best ways to get information
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...