Translate

Menguak Piramida di Gunung Padang

• LuckyDelapan News

Ditemukan pasir halus, dan semen purba di dalam gunung itu. Diduga buatan manusia.


Situs megalitikum Gunung Padang (Antara/ Agus Bebeng)
VIVAnews—Di atas Gunung Padang, pipa itu lurus melesak masuk ke tanah. Lengking suara mesin bor bercampur desau angin melantun di perbukitan Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat pekan lalu. Seorang lelaki tambun menyimak gerak pipa-pipa itu menembus tanah. Dia berkaca mata. Rambut peraknya berkibar di tiup angin.
Di ketinggian 900 meter itu, hujan baru saja reda. Pipa berdiameter 12,5 sentimeter itu baru diangkat.

Lelaki itu adalah Andang Bachtiar. Dia doktor geologi. Andang mengambil batu, dan material lain tersangkut di selongsong pipa. Benda-benda purba itu seperti siap menjawab teka-teki di perut Gunung Padang.
Hampir setahun lebih, atau sejak Andang dan kawan-kawannya terlibat di Tim Peneliti Katastrofi Purba, ada pertanyaan besar menggelayut: adakah peradaban tinggi tersembunyi di perut gunung itu?

Ini hari kesembilan mereka menembus tanah Gunung Padang. Andang memperhatikan hasil pengeboran. Di lehernya melingkar loupe, alat bantu melihat kandungan batuan. Denganloupe, dia memperhatikan batu dan material berasal dari kedalaman 27 meter.

“Kami pernah menemukan pasir halus,” ujar Andang.

Pasir itu menurutnya bukan hasil bentukan alam. Sortirannya halus, dengan ukuran sama. “Seperti diayak,” ujarnya menambahkan. Artinya, pasir itu adalah hasil kerja manusia. Lalu, apa guna pasir di perut gunung itu?

Inilah yang mau dijawab. Gunung Padang adalah salah satu gunung diincar oleh tim itu. Gunung lainnya adalah Gunung Sadahurip, atau Gunung Putri di Garut, Jawa Barat. Sadahurip bentuknya sangat simetris, nyaris seperti piramida.  Uniknya, hasil riset geolistrik di Gunung Sadahurip di Garut, Jawa Barat, menunjukkan struktur serupa dengan Gunung Padang.  Ada lapisan batuan yang bukan buatan alam.

Seorang peneliti, Dr Danny Hilman, mengatakan hasil geolistrik dan georadar itu yang membuat mereka tertegun. “Dari hasil foto, dan juga georadar, lapisan batuan itu penuh anomali,” ujar Danny, yang ikut di lokasi pengeboran bersama Andang.

Itu sebabnya, untuk membuktikan hasil geolistrik dan georadar itu, dilakukan pengeboran di kedua gunung. Sampel pun diambil.

Sebagai awal, Gunung Padang menjadi proritas. Di gunung ini ada punden berundak, situs megalitikum terbesar di Asia Tenggara. Dari hasil pengeboran, sejumlah sampel tanah dan materi lain kemudian disodet, dan dimasukkan ke plastik bening, untuk penelitian carbon dating.

Hasilnya mencengangkan. Batuan di dalam  gunung itu bukan batuan biasa. “Itu man-made, buatan manusia,” ujar Hilman.  Hasil pengujian carbon dating, menyatakan kemungkinan batuan di sana berusia 4.700 tahun Sebelum Masehi.

Danny yakin batuan itu bukan karena  alam. “Bahkan sampai di kedalaman 25 meter, iniman-made (buatan manusia)," ujar Danny.
Tak hanya itu. Susunan bangunan batu di dalam gunung itu, kata Danny, diduga sudah mengenal teknologi perekat dalam konstruksi bangunan. "Ini semacam semen purba," ujar Danny, memperlihatkan sebuah lapisan terletak di antara susunan batu.

Andang juga menambahkan tentang pasir yang dia temukan itu. “Bisa jadi pasir ini adalah teknologi tahan gempa. Mungkin ada bekas yang masih bisa dipelajari," ujarnya.

Menurut Danny, di Gunung Padang, sudah hampir dua per tiga bagian gunung itu diambil sampelnya. Hasilnya persis seperti uji geolistrik dan georadar yang dilakukan sebelumnya.  Ada semacam struktur bangunan di dalam gunung itu. “Dengan dua per tiga bukit ini buatan manusia, berarti teknologi konstruksi nenek moyang sudah luar biasa,” ujar Danny.

Bukan berburu piramida
Situs Gunung Padang bukanlah temuan arkeologi baru. Peneliti Belanda N.J Krom pernah menulis soal punden berundak ini pada 1914. Selanjutnya, R.P. Soejono menjadi peneliti Indonesia pertama meneliti situs ini pada 1982.
Gunung Padang baru menarik perhatian media setelah diteliti oleh Tim Bencana Katastrofi Purba, yang difasilitasi Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief. Ada pun Danny Hilman dan Andang Bachtiar adalah anggota tim ini.

Tim peneliti ini mulai disorot saat meneliti Gunung Sadahurip di Garut, Jawa Barat, yang diduga sebagian kalangan mengandung bangunan piramida di bawahnya.

Awalnya, soal dugaan piramida di Sadahurip itu pernah diungkap Yayasan Turangga Seta. Itu adalah lembaga yang peduli kegemilangan sejarah nenek moyang di masa lalu. Selain Sadahurip, Turangga Seta juga menyebut adanya piramida di Gunung Lalakon, Soreang, Bandung, Jawa Barat. (Baca juga SOROT 124 Berburu Piramida Nusantara).

Keraguan pun muncul. Apalagi, Turangga Seta dianggap memadukan unsur mistis dalam pencarian piramida, dengan istilah keren yang mereka pakai: parallel existence.

Bantahan  tajam diungkap oleh ahli geologi, Sujatmiko. Di Bandung, dia mengatakan bentuk piramida dari Gunung Sadahurip adalah hasil alamiah. Sadahurip, kata Sujatmiko, adalah gunung jenis cumulo dome yang terbentuk dari aliran lava, batuan intrusif, dan piroklastik. Pro dan kontra pun kian ramai.

Danny Hilman tentu saja tersengat. Meskipun tak pernah mengatakan ada piramida secara eksplisit di Sadahurip, tapi Tim Katastrofi Purba memang pernah meneliti di gunung itu.
Tapi Danny mengatakan tujuan tim bukanlah mencari piramida. Mereka meneliti siklus bencana, yang terjadi di nusantara sejak masa lalu. Dalam penelitian itu, tim juga menelisik jejak peradaban lama yang musnah akibat bencana. Itu penting, kata Danny, agar pola mitigasi bencana dipahami.  "Tim ini terbentuk, bukan dibentuk. Kami juga hanya difasilitasi dalam melakukan penelitian ini," ujar Danny Hilman.

Itu sebabnya, mereka menelisik dari Banda Aceh di ujung Sumatera, Batujaya di Karawang, dan Trowulan di Jawa Timur. Temuan sejumlah penelitian itu membuat  para peneliti itu percaya ada peradaban tinggi di Indonesia di masa lalu. “Raflles pernah bilang, kerajaan di Sumatera dan Jawa lebih mundur dari pendahulunya,” ujar Danny, mengutip Sir Thomas Raffles (1781-1826), Gubernur Hindia Belanda di abad ke-19.

Lalu mengapa memilih Gunung Padang?

Gunung Padang, kata Danny, adalah 'kompleks bangunan' besar terletak di dekat patahan Cimandiri, sebuah patahan aktif. Sebagai bekas peradaban megalitikum, mereka ingin melihat adakah bencana purba menghancurkan peradaban di gunung itu. Pengeboran di Gunung Padang dilakukan setelah hasil survei geolistrik, geomagnet, dan georadar. Hasilnya: ada tanda-tanda tak alamiah di bawah permukaan Gunung Padang.

"Mungkin selama ini arkeolog meneliti berdasarkan 'what you see is what you get'. Tapi di geologi berbeda. Kami harus melakukan pengeboran agar mendapatkan apa yang tak terlihat di permukaan," kata Danny Hilman.
Andang Bachtiar mengatakan tak begitu peduli anggapan orang yang menyebut timnya mencari piramida. "Masih terlalu dini juga menyebut piramida," ujarnya, sambil terus mengamati materi terkandung dari hasil pengeboran.

Andang berharap penelitian lanjutan akan terus dilakukan di Gunung Padang. "Ini memang dari dana kami sendiri, karena itu hasilnya masih terbatas. Alat yang digunakan pun masih pinjaman, karena itu hanya bisa mengebor sampai kedalaman sekitar 25 meter," tutur peraih gelar Master of Science dari Geology Department, Colorado School of Mines di Amerika Serikat pada 1991 ini.

Struktur piramida?
Untuk menjernihkan pelbagai tudingan, Danny Hilman dan Andang Bachtiar mengungkap hasil penelitian Tim itu pada acara diskusi di Gedung Krida Bhakti, Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa, 7 Februari 2012. Di acara ini, keduanya memaparkan tujuan, metode, dan hasil penelitian awal mereka .

Dikatakan, hasil survei georadar, geolistrik dan geomagnet di Gunung Padang diketahui adanya struktur bangunan besar dan masif.  Ini juga terbukti dengan pengeboran geologi. "Kami menemukan struktur batuan hingga kedalaman 20 meter. Ada seperti sesuatu yang dipangkas," kata Danny Hilman.

Andang Bachtiar mengatakan hal serupa, "Ini constructed. Dari kedalaman 18 meter ke atas, ini merupakan bangunan. Jadi bukan sesuatu yang natural." Di acara diskusi ini, tim kemudian menyorot teknologi konstruksi bangunan.
Sebelumnya, ada dugaan batu itu terbentuk secara alami dari proses vulkanik, yaitucolumnar joint basalt. Tapi menurut Andang, dugaan itu gugur. Soalnya, columnar joint basalttidak ditemukan di sekitar situs Gunung Padang.

Hal menarik lain dari penelitian tim itu adalah cara bangunan ini disusun. Dari temuan bebatuan yang menjadi pemisah Teras 1 dan Teras 2, terlihat ada bahan perekat menyambung bangunan. (Lihat Infografik). "Ini bukan pelapukan andesit, tapi semacam semen purba," Andang menambahkan.

Ada dugaan kuat, jika bangunan purba itu menerapkan semacam teknologi penahan gempa. Ini terlihat dari adanya lapisan buatan yang materinya adalah pasir. "Ini hasil ayakan sangat halus, dan jelas bukan terbentuk secara alami," jelas Andang. Pasir ditemukan dalam satu lapisan, di kedalaman 8 hingga 10 meter. "Ini seperti teknologi yang mampu menahan gempa".

Tim Bencana Katastrofi Purba kemudian menjelaskan hasil carbon dating yang dilakukan terhadap sisa akar tanaman dan sisa arang bekas pembakaran, yang didapat dari hasil pengeboran. Menurut Danny Hilman, hasil carbon dating memperlihatkan bahwa situs Gunung Padang berasal dari 6.700 tahun lalu. "Berarti sekitar tahun 4.700 Sebelum Masehi," tutur Danny.

Jika hasil carbon dating itu tepat, hasil ini terbilang menakjubkan. Artinya, di masa prasejarah, sudah dikenal teknologi bangunan maju di wilayah nusantara. "Ini seperti Machu Picchu, di Peru. Tapi ini berasal dari abad yang jauh lebih tua. Bisa jadi teknologi Machu Picchu juga berasal dari sini," kata Danny menambahkan. Machu Picchu diperkirakan berasal dari abad 14 atau 15.

Ilmuwan lain menyambut baik temuan Tim itu. Arkeolog Universitas Indonesia, Ali Akbar, misalnya, mengatakan perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk melihat konteks hasil pengeboran dengan lapisan budayanya. "Ambil sampelnya di mana, kedalaman berapa ditemukan pasir itu. Apa ada hal serupa di titik lain. Ini perlu diketahui lagi untuk mengetahui konteks lapisan budaya dengan bangunannya," ujar Ali Akbar. "Sebaiknya dicek lagi di teras lain," lanjutnya.

Harta karun
Dugaan tentang struktur apa yang dikandung di Gunung Padang menarik didiskusikan. Ahli kompleksitas Hokky Situngkir, yang berbicara di seminar tersebut, menyebut adanya kemungkinan bentuk piramida kecil di Gunung Padang. Dengan metode kompleksitas, Hokky mencari dugaan keterkaitan Gunung Padang dengan situs megalitik lain.

Dari perspektif Arkeo-Geografi, Hokky mereka-reka suatu struktur piramida kecil yang dapat dicocokkan dengan lanskap geografis Gunung Gede. Struktur piramida ini sendiri sekarang terlihat reruntuhannya di Teras 1, yang ada di Gunung Padang.

Mengenai bentuk piramida,  perdebatan masih mencuat: apakah Gunung Padang bukit buatan berbentuk piramida (piramidal), atau ia hanya struktur bangunan akibat kontur geografis gunung yang terbentuk secara alami.

Danny Hilman menyebut Gunung Padang adalah man-made hingga kedalaman 20 meter. Namun, kesimpulan ini dibuat dengan catatan pengeboran baru dilakukan hingga kedalaman sekitar 25 meter. Danny yakin bukit ini tak terbentuk alamiah. "Ada yang bilang ini gunung purba, tapi saya melihat tidak ada intrusi magma," ujar Danny.

Beda pendapat dengan Danny, geolog Sujatmiko mengatakan Gunung Padang adalah gunung purba yang terbentuk alami. "Itu gunung purba di bawahnya, dan bangunan memanfaatkan morfologi, karena mereka ingin di atas," ujar Sujatmiko. Sayangnya, Sujatmiko tak melakukan riset, hanya dari pengalamannya mengamati bentukan gunung. "Lagi pula, tak ada temuan piramida di nusantara selama ini," ujarnya.

Ahli geologi Awang Satyana membantah Sujatmiko. Dia mengatakan struktur punden berundak punya bentuk sama dengan piramida berjenjang atau step pyramid. "Piramida adalah bangunan yang semakin kecil mendekati puncak," jelas Awang. Dia mencontohkan Borobudur yang juga punya struktur piramida.

Arkeolog UI Ali Akbar juga mengatakan model piramida sudah dikenal sejak masa prasejarah di Indonesia. "Tapi bukan seperti di Mesir. Di sana kan bangunan di tanah datar yang ditumpuk ke atas," kata Ali Akbar. "Di Indonesia bentuknya seperti punden berundak yang biasa ambil lokasi di gunung alami. Sehingga batu yang dibutuhkan tidak sebanyak yang di Mesir. Jadi lebih memanfaatkan alam," jelasnya.

Heboh piramida ini juga menarik ahli asing, semisal genetikawan Stephen Oppenheimer dari Universitas Oxford, Inggris. Penuslis buku laris Eden in The East ini pernah mengatakan kawasan nusantara sebagai daerah peradaban tinggi di masa lalu (Lihat Wawancara Openheimmer).
Tapi soal piramida, dia mengatakan, perlu hati-hati. Soalnya, sulit membedakan struktur monumen hasil modifikasi manusia, dengan struktur geologis oleh alam. "Anda bisa menghabiskan waktu memburunya dan ternyata kemudian adalah gunung, jelas Anda akan mendapat malu," lanjut Oppenheimer saat diwawancara  Arfi Bambani dari VIVAnews di Bali.

Seperti dijelaskan Andang dan Danny, mereka awalnya ingin mengetahui keterkaitan bencana purba dengan peradaban di masa lampau itu. “Ada siklus bencana di masa lalu yang tidak tercatat prasasti atau catatan kuno, dan ini menghancurkan suatu peradaban,” ujar Andang. “Kami ingin melihat kemajuan teknologi dan budaya, sehingga tak selalu mulai dari nol.”

Tapi tudingan ke Tim itu toh tak reda juga, termasuk mereka mengincar harta karun di situs purba. Apa kata Andang? "Kearifan dan ilmu dari masa lalu yang terpendam di gunung itu, itulah harta karun bagi kita," ujarnya.(np)
• VIVAnews   • LuckyDelapan News

VIDEO: Simulasi Bom Nuklir Hancurkan Asteroid

• LuckyDelapan News

Ilmuwan merancang skrenario peluncuran bom nuklir satu megaton untuk hancurkan asteroid.

VIVAnews - Tak terhitung banyaknya, batu angkasa yang menghujani Bumi. Salah satunya pada 65 juta tahun lalu, asteroid raksasa menghantam Bumi dan memicu musnahnya spesies Dinosaurus.

Juga yang jatuh pada 30 Juni 1908, pukul 07.14 di pedalaman di Podkamennaya, Tunguska, Siberia. Meski tak menyebabkan korban jiwa, insiden itu meratakan dan membuat hangus 500.000 hektar hutan. Bayangkan jika asteroid itu jatuh di kawasan pemukiman padat penduduk.

Para ilmuwan kini sedang memutar otak, bagaimana menghindarkan bencana asteroid bagi umat manusia. Salah satunya yang dilakukan di Laboratorium Los Alamos, New Meksiko, milik pemerintah Amerika Serikat.

Para ilmuwan di sana merancang skrenario peluncuran bom nuklir berkekuatan satu megaton ke asteroid yang mengancam Bumi. Berharap ledakan raksasa yang dihasilkan akan menyelamatkan Bumi.

Simulasi ini  kedengarannya memang mirip film sains fiksi Hollywood, namun nyatanya ia dirancang oleh para ilmuwan cerdas. Para ahli di Los Alamos menggunakan superkomputer untuk membuat model guna memastikan efektivitas senjata nuklir anti-asteroid.

Dalam simulasi tersebut, para peneliti diminta menangani asteroid berukuran panjang 500 meter menggunakan satu megaton bom nuklir -- yang kekuatannya 50 kali lipat dari kekuatan bom atom yang dijatuhkan AS di Nagasaki, Jepang, selama Perang Dunia II.

Meski baru sekedar uji virtual, para ilmuwan mengatakan, penanganan ini berhasil. "Pada akhirnya, bom nuklir dengan kekuatan satu megaton akan menghancurkan asteroid menjadi berkeping-keping. Cara ini akan mengurangi bahaya yang ditimbulkan asteroid awalnya," kata ilmuwan Los Alamos, Bob Weaver dalam video yang dirilis laboratorium tersebut, seperti dimuat Daily Mail.

Temuan ini sangat penting. Sebab, "jika salah satu obyek asteroid diprediksi akan tiba beberapa bulan lagi, ada potensi menimbulkan kehancuran dalam skala global," tambah dia.

Untuk membuat simulasi ini, tim menggunakan superkomputer dengan kekuatan 32.000 kali kekuatan prosesor dalam komputer biasa. Agar didapatkan hasil seakurat mungkin terkait apa yang terjadi.

Untungnya, rencana tersebut bekerja, itu berarti senjata tak harus dibawa ke permukaan asteroid seperti skrenario dalam Film Armageddon yang dibintangi Bruce Willis.

Namun, tim peneliti menekankan, penggunaan senjata nuklir raksasa hanya jalan terakhir. Peneliti juga menyelidiki metode lain, termasuk menggunakan pesawat ruang angkasa, juga memanfaatkan tarikan gravitasi planet untuk mengubah jalurnya. Lihat videonya ditautan ini. (umi)
• VIVAnews
 
  • LuckyDelapan News

5 Hotel di Bali Yang Paling Terkenal di Manca Negara

• LuckyDelapan News

1. The St. Regis Bali Resort
Hotel di kawan pariwisata, nusa dua, bali dapat ditempuh ditempuh sekitar 20 menit dari bandara Ngurah Rai, bali dengan menggunakan taxi.
Fasilitas yang disediakan di hotel ini antara lain: swimming lagoon and pool, bali golf & country club, the beach, remedy spa, the library, business center, gym, concierge service and many more








2. Anantara Seminyak Resort and Spa
Hotel yang terdapat di jalan Amibanyu, seminyak. bali dapat ditempuh sekitar 20 menit dari bandara ngurah rai.
Hotel ini memiliki 3 jenis kamar yaitu Anantara Ocean Suites, Anantara Pool access Suite, and Anantara Suite.




3. Intercontinental Bali Resort
Hotel ini terletak di kawasan jimbaran tepatnya di jalan Jalan Uluwatu 45, Bali yang dibangun di atas tanah sekitar 14 hektar. Hotel ini didesain dengan konsep moderen yang dicampurkan dengan arsitektur/ gaya tradisional khusus bali.Hotel ini jga menyediakan 418 kamar luxury.



4. Viceroy Bali
Villa ini terletak di Jln Lanyahan, Br Nagi. Ubud, Bali 80571. Indonesia memiliki 4 jenis villa di antaranya the viceroy villa, vice-regal villa, garden villa and terrace villa. Fasilitas ny diantara lain yaitu: the lembah spa, cascades, bar, helicopter, spa dan banyak lagi.



5. Four Season Bali jimbaran dan Sayan bali.
Hotel ini memiliki 2 cabang di bali yang terletak di kawasan jimbaran dan Sayan tepatnya di kawasan Ubud, bali. Konsep 2 hotel ini tidak jauh berbeda yaitu classic luxury. Four Season Sayan dibangun pada tahun 1997 dan hanya memiliki 46 kamar saja sedangkan Four Season Jimbaran dibangun pada tahun 1992 dan memiliki 147 kamar. Fasilitas yang disediakan antara lain yaitu: Spa, lapangan tenis, kolom renang, gym, bisnis center, beach, dan masih banyak lagi.

Four Season Sayan, Bali
  • LuckyDelapan News

Rusia Akan Kirim Manusia ke Bulan

• LuckyDelapan News

Akan dilakukan pada tahun 2030, 60 tahun setelah AS mengirimkan Apollo 11.

VIVAnews -- Pada 12 April 1961, sebuah tonggak sejarah penjelajahan manusia ke luar angkasa tercipta. Kala Uni Soviet berhasil mengirim orang pertama ke luar angkasa, kosmonot Yuri Gagarin. Menang selangkah dari rivalnya, Amerika Serikat.

Namun, kejayaan itu tak bertahan lama. Delapan tahun kemudian, pada 20 Juli 1969, AS menorehkan pencapaian luar biasa mengirimkan manusia, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin ke permukaan Bulan dengan pesawat Apollo 11. Soviet yang sakit hati akhirnya membatalkan program eksplorasi bulannya.

Kini, Bulan kembali jadi target Rusia untuk mengembalikan kejayaan negara itu di angkasa. Negara pecahan Uni Soviet itu berencana mengirimkan para kosmonot ke satelit Bumi itu. Mereka dijadwalkan akan kembali ke Bumi pada tahun 2030. Demikian isi dokumen strategi yang bocor dari Badan Antariksa Rusia, Roskosmos.

Selama beberapa tahun ini, Moskow secara periodik mengumumkan rencana ambisius mereka dalam penjelajahan luar angkasa. Namun baru kali ini, ada batas waktu jelas yang ditentukan.

Rancana pengiriman kosmonot ke Bulan juga akan menghidupkan kembali program luar angkasa Rusia, setelah diterpa segudang masalah. Serangkaian satelit yang mereka kirimkan meledak tahun lalu. Januari lalu, satelit penjelajah Mars, Fobos Grunt jatuh setelah gagal diluncurkan dua bulan sebelumnya. Tak hanya itu, minggu lalu, Roskosmos menanggung penghinaan gara-gara laporan kepalanya, Vladimir Popovkin menderita luka di bagian kepala gara-gara perkelahian di tempat kerja.

Yury Karash, anggota Russian Academy of Cosmonautics, mengatakan, misi ke Bulan tak akan serta-merta mengembalikan prestise Rusia. "Kembali ke era 1960-an di mana Uni Soviet berkompetisi dengan AS," kata dia seperti dimuat Telegraph. "Sulit menemukan cara yang lebih buruk, menyakiti harga diri Rusia dan menggarisbawahi keterbelakangan teknologinya dengan cara mengirim kosmonot ke Bulan sekitar 2030, 60 tahun setelah Apollo."

Daripada ke Bulan, Karash mengusulkan agar sumber daya dan sumber dana diprioritaskan untuk mengirim manusia ke Mars.

Dalam era paska Uni Soviet, Rusia membuka diri dan bekerja sama dengan negara lain, baik di stasiun Mir maupun Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Mimpi mengembalikan kejayaan Rusia diungkap Presiden Vladimir Putin dalam peringatan ke-50 penerbangan Yuri Gagarin. "Rusia seharusnya tidak membatasi diri pada peran luar angkasa internasional."

Sementara, Presiden AS, Barack Obama mengatakan pada 2010 bahwa ia berharap bisa mengirim astronot ke Mars pada tahun 2030-an. Namun, sebaliknya, ia memotong anggaran misi robot ke Mars bulan lalu. Ia juga membatalkan rencana George W Bush untuk kembali mengirim astronot ke Bulan pada tahun 2020.

Diduga, tak hanya sekedar prestise, negara kembali berlomba mengirimkan manusia ke Bulan. Sekelompok ilmuwan meyakini, ada logam mulia bernilai tinggi dan Helium-3, isotop langka yang memiliki potensi untuk pembangkit listrik, bisa diambil dari permukaan Bulan.
Roskosmos juga menyarankan, perlu dibangun pangkalan di Bulan yang dapat digunakan sebagai landasan untuk penerbangan ke Mars. (sj)
• VIVAnews  • LuckyDelapan News

Mengungkap Blog Sadis Pembunuh Bayaran

• LuckyDelapan News

Harga penculikan lebih mahal daripada pembunuhan.

VIVAnews - Tim gabungan Polda Jawa Barat membekuk seorang pelaku yang diduga pembuat blog yang berisi menerima layanan jasa pembunuh bayaran. Tim gabungan yang terdiri dari Bidang Reserse dan Kriminal Umum, Informasi Teknologi dan Elektronik, serta Reserse dan Kriminal Khusus, itu membekuk pria berinisial S berusia sekitar 30 tahun.
Pria berinisial S itu dibekuk di Jakarta, Jumat 9 Maret 2012, sekitar pukul 05.00 WIB, di kawasan Klender, Jakarta Timur. Pelaku merupakan karyawan bidang properti yang bekerja di kawasan Sudirman, Jakarta.

Pria berinisial S saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Bandung. "Ya benar, alhamdulillah sudah berhasil kami tangkap pembuat blog itu," kata Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Putut Eko Bayuseno. Putut Eko mengimbau masyarakat tidak resah dengan adanya blog-blog dengan isi penuh kesadisan itu.

Mantan ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini berharap dengan tertangkapnya pelaku maka motif pembuatan blog layanan jasa pembunuh bayaran itu bisa terungkap.
Bagaimana polisi bisa membekuk S? Petunjuk yang mengarah ke pelaku ditemukan dari jejak di blog. "Kami telusuri melalui nomor pelaku yang tertera di blog," ujar Putut. Polisi berjanji membongkar tuntas kasus yang meresahkan masyarakat. Polisi mengaku akan bekerja cepat, termasuk menelusuri pemilik blog-blog lainnya, agar motif utama di balik aksi ini bisa diketahui.

Jika terbukti bersalah, pelaku, pembuat blog, dan eksekutor pembunuh bayaran bisa dijerat pasal berlapis. Baik pasal pembunuhan 340 KUHP atau terancam pasal Undang-undang Darurat karena memiliki senjata api. Kemudian penyedia situs juga dapat dijerat dengan Undang Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Meski ancaman hukuman berlapis, hingga saat ini masih menyisakan pertanyaan besar dan dalam penelusuran apakah blog itu asli atau hanya kedok untuk praktik penipuan.

Terkait dengan munculnya blog-blog penyedia jasa kekerasan ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengaku baru mengetahui adanya blog-blog ini belum lama. Padahal, Kementerian beserta Penyedia Jasa Internet (ISP) rutin melakukan 'patroli' terhadap konten-konten negatif di dunia maya setiap hari. Kementerian mengakui bahwa selama ini belum menemukan blog yang spesifik berisi konten pembunuhan berbayar. "Memang belum ada yang sevulgar itu," jelas Kepala Humas Kominfo, Gatot Dewa S Broto kepadaVIVAnews, Jumat 9 Maret 2012.

Meski mengakui konten negatif khusus pembunuhan berbayar baru muncul saat ini, Kementerian menolak disebut kecolongan. Pemerintah selama ini intens melakukan patroli terhadap konten negatif, yang sebagian besar berupa konten porno. Pasca munculnya blog menawarkan jasa pembunuhan, pihaknya akan lebih mengintensifkan pengawasan. Karena yang ada selama ini hanya bersifat ancaman ke orang lain.
Gatot Dewa S Broto meminta masyarakat yang mengetahui adanya konten yang negatif dan tidak sesuai dengan norma masyarakat Indonesia, diharap melaporkan kepada kepolisian maupun kominfo. Pengelola konten negatif, menurutnya dapat dijerat pasal berlapis dalam UU ITE maupun UU Telekomunikasi. "Setiap konten negatif kami matikan, kami awasi setiap hari. Selama ini pengaduan masyarakat soal konten negatif sebagian besar konten porno, situs radikal, dan perjudian," rincinya.

Pakar Telematika, Ruby Alamsyah, punya cara menghentikan munculnya konten-konten negatif termasuk blog yang menawarkan jasa pembunuhan, yakni penegakan hukum. "Kejar pelakunya, proses hukum agar menimbulkan efek jera bagi yang lain agar tidak mengikuti," kata Ruby.
Ruby mengaku untuk meredam munculnya blog-blog sejenis di Indonesia secara teknis berat dan susah. Karena Indonesia tidak menggunakan sistem internet single gatewaybeserta regulator yang otoriter seperti di China. "Dengan sistem seperti di China, apapun bisa diblokir," kata dia. Sistem internet di Indonesia menganut sistem internet multi gateway.

Langkah yang mungkin bisa optimalkan yakni memperkuat fungsi badan pengawas internet di Indonesia, seperti Id-SIRTII (Indonesia  Security  Incident Response  Team on Internet  Infrastructure). Tapi Sakasakhdaksakan sekalipun lembaga pengawas itu diperkuat tapi tidak dibarengi dengan penegakan hukum, hasilnya sama saja. "Jika pengawas internet ini penegakan hukumnya bagus, ini lebih baik, kuncinya penegakan hukum," kata Ruby.

Kriminolog Universitas Indonesia, Erlangga Masdiana menilai bahwa tidak mungkin di negara demokrasi dan negara hukum seperti di Indonesia ini ada pelaku kejahatan yang mendeklarasikan dirinya secara terbuka. "saya siap loh melakukan kejahatan. Tidak mungkin," kata Erlangga Masdiana. Menurutnya, blog itu sengaja dibuat oleh kelompok-kelompok tertentu. Tujuannya, untuk mencari sensasi dan membuat resah masyarakat.

Jasa Sadis
Meski baru heboh belakangan, blog-blog seram ini sudah ada sejak tahun 2008. Artinya sudah empat tahun beroperasi. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul mengakui pengusutan polisi dipicu kehebohan dalam masyarakat. "Kami akan menelusuri mengapa dan siapa yang mulai meramaikan kembali di tahun ini," kata dia. "Dari hasil penelusuran tim yang dibentuk dua hari lalu diketahui beberapa blog dibuat tahun 2008 dan hingga kini masih aktif."

Sejumlah blog-blog meresahkan itu menawarkan jasa pencabutan nyawa dengan berbagai cara. Dari cara 'cepat' sampai 'perlahan.' Seperti eksekusi dengan penembakan berkedok perampokan, membubuhi racun mirip serangan jantung, atau modus kecelakaan lalu lintas. Setidaknya tiga blog sudah terungkap yakni, indobelati.blogspot.com, jasapembunuhbayaran.blogspot.com, dan hitmanindonesia.wordpress.com. Nama blog terakhir sudah diblokir dan tak lagi beroperasi.

Harga yang dipasang berbeda-beda, tergantung jenis sasaran dan tingkat kesulitan penghapusan jejak. Harga penculikan lebih mahal daripada harga pembunuhan, karena target masih dalam keadaan hidup. Harga anak pengusaha tentu berbeda dengan harga mahasiswi perguruan tinggi swasta. Begitu juga harga wali kota tentu berbeda dengan harga pedagang alat elektronik. Namun penyedia jasa meminta pembayaran dilakukan dengan menggunakan uang tunai. Penyedia jasa juga saat ini hanya melayani sasaran di daerah kota Bandung.

Satu kisah jasa pembunuh bayaran juga muncul di sebuah blog pembunuh-bayaran.blogspot.com. Pada 22 September 2011, penulis blog menyampaikan testimoni soal pengalamannya. Dalam blog itu penulis menyebutkan, pengalaman pertamanya dalam melakukan eksekusi. Yakni membunuh laki-laki selingkuhan istri kliennya, lengkap dengan foto, alamat dan uang tunai Rp5 juta. "Waktu itu uang senilai Rp5 juta sangat besar. Saya pun mengeksekusi pria yang bekerja sebagai karyawan swasta itu pada 22 Mei 2009," tulisnya dalam situs itu.

Baca: Simak Isi Blog Pembunuh Bayaran Indo Belati 

Profesi pembunuh bayaran memang bukan barang baru di Indonesia. Sebut saja nama Suud Rusli. Mantan anggota Marinir yang divonis mati karena terbukti membunuh Direktur Utama PT Asaba Budyharto Angsono dan pengawalnya, Edy Siyep di Pluit, Jakarta Utara, pada 19 Juli 2003. Pria berusia 43 tahun yang terakhir berpangkat Kopral Dua itu menunggu eksekusi di di Lapas Porong, Sidoarjo. Suud yang kini didaulat menjadi ketua instruktur AO Admisi Orientasi itu memiliki 'prestasi' beberapa kali kabur dari Hotel Prodeo.

Kasus berikutnya adalah yang masih menyimpan banyak misteri. Pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran Nasrudin. Dia ditembak pada 14 Maret 2009, meninggal 22 jam kemudian akibat dua peluru bersarang di kepala. Terpidana kasus ini tidak tanggung-tanggung, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar, pengusaha Sigid Haryo Wibisono dan mantan Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Wiliardi Wizar.
Dalam kasus ini, Williardi disebut memberikan amplop lewat pria bernama Edo untuk diteruskan kepada eksekutor. Dana yang dikeluarkan mencapai angka Rp500 juta. Antasari, Sigid, dan Williardi sudah berkali-kali membantah. Antasari kini divonis 18 tahun penjara. (sj)
• VIVAnews   • LuckyDelapan News

Jelang Karam, Kapten Kapal Titanic Mabuk

• LuckyDelapan News

Dugaan menyeruak berdasarkan surat seorang korban selamat.

VIVAnews - Hingga 100 tahun berlalu, penyebab tenggelamnya kapal pesiar mewah Titanic Minggu 14 April 1912, masih diselimuti misteri. Benar, bahwa bahtera paling mewah di zamannya ini karam karena menabrak gunung es.

Namun, apa pemicunya, sampai kini belum diketahui. Sejumlah spekulasi yang beredar menyebut, kapal berlayar terlalu cepat, faktor kelalaian manusia, supermoon, hingga hal yang mistis: kutukan mumi.

Dugaan baru kini muncul, menuding kaptel kapal, Edward Smith, sebagai pihak yang bertanggung jawab. Ia diduga mabuk di bar sesaat sebelum Titanic kandas.

Adalah dalam secarik surat yang ditulis Emily Richards, seorang penumpang yang jadi korban selamat yang menguak dugaan itu. Lembaran kertas itu dikirimkan kepada ibu mertuanya.
Surat yang kini dilelang seharga 20 ribu poundsterling (Rp287 juta) tersebut ditulis di atas kapal Carpathia yang menjemput para korban selamat, dua hari setelah musibah.

"Kapal menabrak gunung es pada Minggu malam pukul 11. Kapten sedang minum-minum di bar dan menyuruh orang lain untuk mengendalikan kapal. Ini kesalahannya," tulis Richards, seperti dimuat Daily Mail.

Surat itu, bersama surat kedua yang ditulis Richards setibanya di rumahnya di New York, ikut menjadi sorotan menyambut 100 tahun tragedi Titanic pada 1912. Richards saat itu berada di atas Titanic bersama dua putranya William dan Sibley, adiknya George dan Nellie, serta ibunya Elizabeth.

Saat Titanic menabrak gunung es sekitar pukul 22.20 pada 14 April 2012, rombongan Richards berhasil diselamatkan menggunakan sekoci. George menjadi satu-satunya korban tewas karena tetap berada di kapal.

Menurut Andrew Aldridge, si pelelang, kondisi kejiwaan Richards diperkirakan sedang guncang saat menulis surat karena orang yang dicintainya turut tewas dalam musibah.
"Selain itu, tidak ada saksi mata lain yang menyaksikan kapten minum-minum di bar. Jadi, keterangannya tidak konsisten dengan keterangan puluhan penumpang lain," kata Aldridge, mengomentari surat yang akan dilelang pada akhir bulan ini.

Namun, ia tidak memungkiri bahwa klaim Richards yang cukup kontroversial memberi wawasan baru tentang aktivitas yang terjadi di detik-detik terakhir Titanic. Apalagi, klaimnya bertentangan dengan citra Smith yang selama ini dielu-elukan sebagai pahlawan karena memilih ikut tenggelam bersama kapalnya.

Menurut Una Reilly, seorang pakar Titanic, ini adalah pertama kalinya muncul klaim bahwa Kapten Smith mabuk di malam terjadinya musibah. Dia heran karena Richards tidak menyebutkan klaim ini dalam wawancara atau penyidikan.

"Anda tidak dapat memungkiri fakta bahwa Richards ada di sana. Namun, saya rasa keterangannya bahwa Kapten Smith minum-minum tidak dapat diverifikasi," ujarnya. "Bahkan ada patung Smith didirikan di kampung halamannya di Lichfield, Staffordshire. Jika memang ada karakternya yang jelek, saya rasa hal itu tidak akan terjadi. Lagipula, saya tidak dapat membayangkan dia akan minum-minum dengan penumpang." (art)

For friends of bloggers who frequently read articles in this blog, please Copy / Paste and share it anywhere you like. However, if acceptable please indicate the source of the articles link blogger friend share (copy / paste). Let Share information for us all, because now the information is easily obtained, and this blog is one source of reliable information, becauseof the already trusted sources,


Reading is one of the best ways to get information
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...